logo
×

Kamis, 16 April 2020

Arief Poyuono: Harusnya Yang Didiskon BBM Angkutan Pelabuhan, Ojol Mahal Enggak Bikin Inflasi

Arief Poyuono: Harusnya Yang Didiskon BBM Angkutan Pelabuhan, Ojol Mahal Enggak Bikin Inflasi

DEMOKRASI.CO.ID - Aktivitas arus kapal dan barang yang keluar masuk di Pelabuhan Tanjung Priok naik sebesar 9 persen di tengah pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Poyuono yang mengaku mendapat laporan dari serikat pekerjaPelabuhan Tanjung Priok.

"Peningkatan ini bagus untuk dipublikasikan guna meningkatkan kepercayaan pelaku pasar dan masyarakat yang sudah agak down akibat dampak Covid-19 . Artinya, kegiatan ekonomi dari sektor industri yang berbasis ekspor impor tidak banyak terpengaruh oleh dampak Covid-19," kata Arief Poyuono kepada redaksi, Kamis (16/4).

Namun demikian, kata Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN ini, laporan tersebut tak sejalan dengan para pekerja yang mengeluhkan tingginya kebutuhan biaya hidup dan meningkatnya operasional perusahaan logistik.

"Karena itu, pemerintah seharusnya memberikan cashback harga BBM kepada mereka yang jauh lebih berguna dalam menjaga inflasi akibat ongkos logistik yang sudah mulai mahal di saat Covid-19," tegasnya.

Hal itu juga menyikapi keputusan Pertamina yang justru hanya memberikan keringanan kepada pengemudi ojek online secara terbatas. Menurutnya, diskon BBM bagi perusahaan jasa angkutan pelabuhan dan logistik juga penting dilakukan.

"Jangan kira hanya pengemudi ojol saja yang terkena dampak Covid-19. Buruh-buruh tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan yang jumlahnya jutaan juga terdampak oleh pengaruh Covid-19. Ojol tarif mahal enggak ada dampak terhadap inflansi, tapi angkutan armada logistik dan pelabuhan mahal pasti harga-harga barang ikut naik," tandasnya.(rmol)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: