Notification

×

Iklan

Iklan

Adian Napitupulu Ungkit Janji Jokowi Tak Direspon Erick Thohir

Selasa, 30 Juni 2020 | 21:43 WIB Last Updated 2020-06-30T14:51:42Z

DEMOKRASI.CO.ID - Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu berulangkali mengkritik Menteri BUMN, Erick Thohir.

Terbaru, Adian mengungkit janji Presiden Jokowi yang hingga kini belum direalisasikan oleh Erick Thohir.

Adian mengatakan, Jokowi pernah berjanji untuk mengangkat para aktivis 98 yang memiliki kemampuan untuk menjadi komisaris BUMN dan duta besar (dubes).


Menurut Adian, ketika dia dipanggil ke Istana beberapa waktu lalu, Jokowi sempat menanyakan apakah para aktivis 98 sudah mendapat jabatan.

Adian kemudian mengungkit pertemuan Presiden Jokowi dengan para aktivis 98 beberapa waktu lalu.

“Ada empat kali pertemuan sebelum pelantikan presiden,” ucap Adian dalam program acara Satu Meja The Forum bertajuk “BUMN, Utak-Atik dan Belenggu Politik”.

Dalam pertemuan itu, kata Adian, aktivis 98 menayampaikan kepada Jokowi bahwa ada banyak persoalan yang akan dihadapi ke depan.

Jokowi kemudian meminta para aktivis 98 untuk membantunya.

“Kalau begitu teman-teman 98 bantu dong,” kata Adian menirukan perkataan Jokowi.

Aktivis 98 kemudian bertanya kepada Jokowi apa yang bisa dibantu?

Jokowi lantas meminta klasifikasi dan spesifkasi keahlian aktivis 98 untuk dicarikan posisi yang tepat di pemerintahan.

“Itu disampaikan secara terbuka dalam pidato presiden,” ucap Adian.

Host Budiman Tanuredjo Satu Meja The Forum lantas menanyakan kepada Adian posisi apa yang dijanjikan Jokowi kala itu.

“Komisaris, dubes, dan menteri,” jawab Adian.

Adian menjelaskan pada 30 Oktober dia ditelepon oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang meminta daftar nama dari aktivis 98.

Namun sampai sekarang nama-nama yang disodorkan tersebut belum juga mendapat posisi sebagai komisaris maupun dubes.

Adian mengaku tidak tahu mengapa nama-nama yang telah disodorkan itu belum juga mendapat posisi.

Meski begitu, kata Adian, Presiden Jokowi meminta agar hal itu ditanyakan langsung kepada menteri BUMN, Erick Thohir.

“Presiden bilang tanya menteri. Menteri BMUN salah satunya,” tandas Adian.

(one/pojoksatu)
loading...