Notification

×

Iklan

Iklan

PKS Dikabarkan Masuk Koalisi, Mardani: Kami Istiqomah Oposisi, Demokrasi Mesti Diselamatkan

Senin, 29 Juni 2020 | 13:46 WIB Last Updated 2020-06-29T06:46:51Z


DEMOKRASI.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap berada di luar pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin, dalam mengawal demokrasi.

Hal tersebut disampaikan kata politikus PKS Mardani Ali Sera, membantah adanya kabar PKS akan merapat ke partai koalisi pemerintah.

"PKS istikamah, kami oposisi. Demokrasi mesti diselamatkan," ucap Mardani di Jakarta, Senin (29/6/2020).

PKS menunggu tindakan nyata dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengancam merombak susunan kabinet, karena tidak puas dengan kinerja pembantunya.

"Jangan berhenti dalam pernyataan."

"Sepekan paling lambat mesti ada tindak lanjut aksi, keputusan tegas dan jelas dari pernyataan itu," kata politikus PKS Mardani Ali Sera, Senin (29/6/2020).

"Jika tidak ada aksi, maka Pak Jokowi justru yang disebut tidak punya sense of crisis," sambung Mardani.

Mardani menilai, seorang Presiden sudah seharusnya berani mengambil keputusan dan tidak boleh mengeluh, tanpa melakukan tindakan yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

"Jangan takut buat keputusan. Presiden tidak boleh mengeluh apalagi curhat, ambil keputusan, rakyat taruhannya," tegas Mardani.

Saat pandemi Covid-19, kata Mardani, pemimpin negara mesti jelas dan tegas dalam bersikap, karena kesalahan kecil dapat berdampak fatal dalam kondisi kriris.

"Langkah yang baik untuk Pak Jokowi tegas dan jelas pernyataannya."

"Rakyat kian berat kondisinya, pemerintahlah harapannya," papar anggota Komisi II DPR itu. []
loading...