logo
×

Sabtu, 18 Juli 2020

Masih Tak Enak Hati 'Ditikung', Achmad Purnomo Ogah Bertemu Gibran

Masih Tak Enak Hati 'Ditikung', Achmad Purnomo Ogah Bertemu Gibran

DEMOKRASI.CO.ID - Usai menerima hasil rekomendasi pencalonan di Pilkada Solo, putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, langsung pulang ke Solo. Hanya saja rencana untuk bertemu dengan bakal calon wali kota yang gagal maju dari PDIP, Achmad Purnomo, batal terlaksana.

Gagalnya pertemuan itu menyebabkan rombongan pasangan Gibran-Teguh berubah haluan menuju rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung. Gibran dan rombongan tiba di bekas rumah dinas ayahnya, Jokowi, saat menjabat Wali Kota Solo itu sekitar pukul 16.50 WIB.

Menurut Rudy, batalnya pertemuan silaturahmi dengan Achmad Purnomo karena yang bersangkutan sedang ke luar kota. Padahal dalam pertemuan itu rencananya juga sekalian meminta doa restu kepada Purnomo yang dianggapnya sebagai sesepuh.

"Sebetulnya hari ini mau ke Pak Wakil Wali Kota Achmad Purnomo, namun beliau ke Jogja," kata Rudy.

Mohon doa restu

Gagalnya pertemuan hari ini, menurut dia, bakal diagendakan pada keesokan harinya lagi. Rudy bakal mengajak pasangan Gibran-Teguh untuk menemui Purnomo di kediaman pribadinya yang beralamat di Jalan Bhayangkara, Solo.

"Besok pagi Mas Gibran dan Pak Teguh mau saya antar ke rumahnya Pak Purnomo untuk mohon doa restu dan dukungannya," ujarnya.

Sementara itu, Achmad Purnomo saat dikonfirmasi mengaku sedang dalam perjalanan ke luar kota untuk rekreasi. Hanya saja di tengah jalan, rencana itu batal dan memilih untuk kembali lagi ke rumahnya di Solo.

"Rencana mau ke Jogja, tapi tidak jadi dan pulang lagi ke Solo. Ini sudah sampai ke rumah lagi," ucapnya.

Lantas, terkait rencana pertemuan dengan Gibran-Teguh yang batal terjadi pada Jumat sore, ia pun memohon lebih baik pertemuan tidak dalam waktu dekat ini. Pasalnya, ia mengaku masih memendam perasaan terkait gagalnya maju sebagai calon wali kota dari PDIP Solo.

"Kalau saya lebih baik jangan dong, nuun sewu, orang masih dalam perasaan itu masih ada. Enggak usah aja ya. Saya enggak mau sekarang bicara soal rekomendasi, soal pemilihan kepala daerah jangan dong. Biar tenang dulu, jadi enggak usah sekarang," ucapnya.

Seperti diketahui, Achmad Purnomo merupakan bakal calon wali kota yang diusung DPC PDIP Solo berpasangan dengan Teguh Prakosa. Namun setelah putra Jokowi maju ikut mendaftar sebagai calon wali kota, rencana itu pun buyar.

Akhirnya DPP PDIP mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung Gibran-Teguh sebagai pasangan calon kepada daerah yang maju pada Pilkada Solo 2020. []
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: