logo
×

Sabtu, 26 September 2020

AHY: Jangan Mengobral Janji

AHY: Jangan Mengobral Janji

 


DEMOKRASI.CO.ID - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader partainya untuk mematuhi protokol kesehatan saat kampanye Pilkada Serentak 2020.

AHY ini tidak ingin pesta demokrasi tersebut menjadi klaster-klaster baru penyebaran Covid-19. Apalagi ada 270 daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak.

“Saya instruksikan kepada calon kepala daerah dari Partai Demokrat untuk menjalankan kampanye dengan menerapkan protokol Covid-19 secara ketat dan disiplin,” kata AHY di Jakarta, Jumat (25/9).

Menurut mantan Cagub DKI Jakarta ini, Pilkada di masa pandemi jauh lebih berat tantangannya dibanding situasi normal. Terlebih bagi paslon. Di satu sisi ingin menyapa rakyat, namun di sisi lain harus menjaga jarak.

“Kita semua sulit membayangkan betapa berbeda dan beratnya pilkada di masa pandemi ini,” ujar AHY.

Putra sulung Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini kemudian mengajak para jagoannya di Pilkada Serentak untuk berikhtiar dan berjuang sekuat tenaga.

Perjuangan itu menurut AHY harus dilakukan dengan niat baik, tujuan baik dan dengan cara yang terhormat dan dengan sportifitas supaya para kandidat bisa memenangkan hati rakyat.

Dia juga meminta supaya materi kampanye difokuskan untuk menjelaskan solusi terbaik untuk krisis pandemi dan ekonomi di daerah masing-masing.

Pensiunan TNI dengan pangkat terakhir Mayor ini berpesan supaya kompetisi di Pilkada ini dilakukan secara beretika. Menurut AHY, kemenangan bisa diraih tanpa harus mencabik-cabik fondasi kebangsaan.

Suami Annisa Pohan ini juga berpesan bila paslon yang diusung Partai Demokrat terpilih sebagai calon kepala daerah, mereka harus amanah, bekerja secara efektif dengan menghadirkan gagasan konkret untuk rakyat.

“Jangan obral janji, tetapi buktikan dengan kerja dan hasil nyata,” pungkas AHY.

Artikel Asli

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: