logo
×

Minggu, 18 Oktober 2020

Gus Nur: Saya Marah Kesucian Kiyai NU Diecehkan Rezim Ini

Gus Nur: Saya Marah Kesucian Kiyai NU Diecehkan Rezim Ini

 


DEMOKRASI.CO.ID - Penceramah Ustaz Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengaku sudah tidak respek dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama atau NU sekarang ini.

Menurut Gus Nur, NU sekarang sudah berbeda dengan NU yang dulu. Warga NU sekarang sudah banyak yang doyan dangdutan, minum, dan merokok.

“Selama ini gak ada setahu saya gitu, merokok, minum campur di situ. Ah pusing,” ucap Gus Nur saat podcast dengan pengamat hukum tata negara, Refly Harun.

Atas dasar itu, Gus Nur mengaku memberontak. Ia tidak lagi hormat kepada kiyai NU, terutama yang keluar masuk Istana.

“Tiba-tiba saya berontak. Ada kiyai yang selama ini saya hormati tiba-tiba keluar masuk Istana, keluar masuk ke ranah kekuasaan, udah main duit, main money politik,” kata Gus Nur.

Karena memberontak, akhirnya Gus Nur dituduh memusuhi NU, dituduh menyerang NU hingga dilaporkan oleh NU. Bahkan dia divonis penjara selama 1,5 tahun karena dianggap menghina NU.

Meski memberontak dan divonis 1,5 tahun penjara, Gus Nur menyebut hatinya tetap NU.

“Kalau mungkin dibelah dada saya, gak mungkin Syiah, Muhammadiyah gak mungkin kayaknya, HTI gak mungkin kayaknya, paling NU,” katanya.

“Tapi NU yang sekarang ini saya benar-benar tidak hormat, tidak respek sama sekali,” tegas Gus Nur.

Ia menyebut salah satu kiyai NU yang sangat dia hormati adalah KH Ma’ruf Amin yang saat ini menjabat Wakil Presiden RI.

“Contohnya KH Ma’ruf Amin. Di pandangan mata saya KH Ma’ruf Amin itu ulama yang harus saya takzim, saya cium tangannya,” imbuhnya.

“NU itu salah benar, ikut pak kiyai. Cium tangan itu gak cuma sekali kalau NU. Bahkan air minumnya, bekas kiyai itu direbut diminum, dan saya terima itu tradisi seperti itu,” tambahnya.

Ia mengaku marah lantaran kiyai sepuh NU, seperti Ma’ruf Amin telah diperlakukan tidak hormat.

“Seorang kiyai yang sudah sepuh tiba-tiba diajak tepuk tangan di panggung dangdut, gitu kan. Terus tiba-tiba BPJS halal jadi haram. Tiba-tiga sekarang generasi muda dikenalkan ke K-Pop,” katanya.

Dikatakan Gus Nur, seharusnya warga NU marah melihat KH Ma’ruf Amin diperlakukan seperti orang yang bukan kiyai.

“Saya marah lho, ini kiyai kok dibikin seperti ini, gitu kan. Kayak dicuci otaknya gitu, kayak kosong,” katanya.

“Saya marah kesucian-kesucian seorang kiyai NU dilecehkan oleh rezim ini. Tapi mereka justru memusuhi saya, ya udah selesai,” tandas Gus Nur.

Artikel Asli

loading...