logo
×

Senin, 16 November 2020

Foto Nikita Mirzani For President 2024 Mulai Beredar Di Dunia Maya

Foto Nikita Mirzani For President 2024 Mulai Beredar Di Dunia Maya

DEMOKRASI.CO.ID - Gambar selebriti Nikita Mirzani tampak sedang memenuhi timeline di beberapa akun media sosial. Oleh sejumlah warganet, Nikita dielu-elukan layaknya seorang pejuang yang harus didukung.

Nama Nikita Mirzani memang tengah menjadi buah bibir, khususnya setelah dia menyebut nama habib sebagai tukang obat.

Wanita yang akrab disapa Nyai kemudian berseteru dengan penceramah Maaher At Thuwailibi. Perseteruan terjadi lantaran penceramah bernama asli Soni Ernata tidak terima dengan apa yang dilakukan Nikita. Dia kemudian menyebut Nikita dengan sebutan “lont*”.

Maaher bahkan mengancam akan mengerahkan 800 orang untuk mengepung kediaman Nikita. Sejurus itu, kediaman Nikita dijaga oleh sejumlah polisi.

Nama Nikita Mirzani seolah semakin melambung saat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab turut menyinggung masalah “lont*” yang melaporkan seorang Habib di acara Maulid Nabi Muhammad yang digelar FPI.  

Kini sejumlah warganet seolah menjadikan Nikita Mirzani sebagai simbol perlawanan terhadap kelompok Habib Rizieq. Mereka menggunggah sejumlah foto yang seolah menjadikan Nikita layaknya tokoh perjuangan.

Salah satunya foto Nikita Mirzani mengenakan kebaya berlatar bendera merah putih dengan tulisan “For President 2024”.

Dalam unggahan itu juga tertera kutipan dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang pernah mengatakan, “negara ini butuh orang gila”. Sedangkan di bagian bawah tertera nama Nikita Mirzani.  

Ada juga foto mantan suami Dipo Latief itu seolah menjadi cover majalah. Cover bertulis “Calon Menteri Pembasmi Kadrun: Nekat, Pemberani, Bernyali”.

Tidak hanya itu, warganet juga mengunggah gamabar Nikita Mirzani mengenakan topi yang dipakai tokoh pergerakan dari Amerika Latin “Che Guevara”. Tulisannya “Simbol Perlawanan”(RMOL)

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: