logo
×

Jumat, 13 November 2020

Relawan Pembela Artis Dukung Nikita Mirzani Polisikan Ustad Maaher

Relawan Pembela Artis Dukung Nikita Mirzani Polisikan Ustad Maaher

DEMOKRASI.CO.ID - Relawan Pembela Artis Indonesia (RPAI) mendukung Nikita Mirzani melaporkan Ustad Maaher At-Thuwailibi ke polisi.

Pernyataan Ustad Maaher yang mengancam kepung rumah Nikita Mirzani dan menyebut ‘l0nt3 oplosan penjual selangkangan’ dianggap sudah memenuhi unsur pidana.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada Nikita Mirzani,” ujar Hendri, anggota RPAI kepada Pojoksatuid, Jumat (13/11/2020).

Hendri menyayangkan ancaman Ustad Maaher yang akan mengerahkan 800 laskar pembela ulama untuk mengepung rumah Nikita Mirzani jika tak meminta maaf kepada Habib Rizieq Shihab (HRS).

Henri mengatakan, jika ustad Maaher merasa dirugikan dengan ucapan Nikita Mirzani, sebaiknya menempuh jalur hukum, bukan mengepung rumah.

“Kami meminta agar semua anggota FPI menahan diri, jangan berbuat kekerasan kepada Nikita Mirzani. Silahkan mengikuti jalur hukum, lapor Polisi. Ini negara hukum,” tandas Hendri.

Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean juga terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Nikita Mirzani.

Ferdinand menyebut selebritas yang akrab disapa Nyai itu bisa melaporkan Ustad Maaher ke polisi.

“Mainkan Nyai @NikitaMirzani, kita dukung!,” cuit Ferdinand di akun Twitter pribadinya, Jumat (13/11/2020).

Dalam unggahannya itu, Ferdinand menyertakan tautan berita berjudul “Penuhi Unsur Pidana, FH Usul Nikita Mirzani Laporkan Maheer”.

Dalam artikel tersebut, Ferdinand menyoroti pernyataan Maheer yang menyebut Nikita dengan sebutan ‘lonte oplosan’.

Menurutnya, penyebutan l0nt3 oplosan sangat tidak pantas dan sudah memenuhi unsur pidana.

Ferdinand tak memandang status Maaher sebagai ustad atau bukan. Sebab, kata Ferdinand, semua manusia adalah sama di depan hukum.

“Apalagi Maheer ini, saya tidak tahu persis apakah memang beliau ustad atau tidak,” kata Ferdinand dalam artikel tersebut.

Klarifikasi Ustad Maaher

Ustad Maaher At-Thuwailibi menanggapi hujatan warganet karena melontarkan kata-kata tidak senonoh dan mengancam akan mengepung rumah Nikita Mirzani.

Menurut Maaher, Nikita Mirzani sendiri yang menyebut dirinya sebagai l0nt3. Karena itu, dia memanggil Nikita dengan sebutan l0nt3 oplosan penjual selangkangan.

Maaher membagikan potongan video Nikita Mirzani yang mengaku sebagai l0nt3.

“Bukannya Nyai mantan l0nt3? Ih kok mantan? Nyai masih l0nt3 sayang sampai sekarang. Jadi kalau ada yang bilang Nyai mantan l0nt3, anda salah, Nyai masih jadi l0nt3,” ucap Nikita dalam video tersebut.

Maaher menyatakan dia hanya bicara jujur sesuai dengan pengakuan Nikita Mirzani melalui video tersebut.

“Nikita Mirzani l0nt3; dia sendiri yang ngomong gitu! Kenapa syaa yang dibilang kasar dan menghina? Saya hanya menukil ucapan dia,” kata Maaher melalui akun Twitter pribadinya, @ustadzmaaher_, Jumat (13/11).

“Menyebut l0nt3 kepada seorang l0nt3 adalah sebuah kejujuran. Menghina org yang hina adalah sedekah! Jangan kabur! Jangan ngadu ke stasiun TV,” sambung Maher.

Maaher juga membagikan video puluhan polisi tengah menjaga rumah Nikita Mirzani karena khawatir dikepung.

“Panik karena merasa bersalah, Nikita kerahkab polisi jaga rumahnya? Kalau tidak salah kenapa panik sampai kerahkan polisi buat jaga rumah?,” kata Maher.

Maher mengaku tidak akan mengerahkan 800 laskar pembela ulama untuk mengahdapi seorang wanita. Ia hanya ingin memberikan efek jera kepada Nikita.

“Insya Allah saya masih waras tadak sekonyol itu bawa 800 orang buat hadapi seorang l0nt3. Ini efek jera buat anda. Tapi proses hukum tetap jalan,” tandas Ustad Maaher.

Artikel Asli

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: