logo
×

Senin, 09 November 2020

Sebut ‘Insyaallah’ Saat Debat dengan Trump, Kini Joe Biden Ketahuan Mengutip Hadis Nabi Muhammad

Sebut ‘Insyaallah’ Saat Debat dengan Trump, Kini Joe Biden Ketahuan Mengutip Hadis Nabi Muhammad

DEMOKRASI.CO.ID - Joe Biden kembali mencuri perhatian umat muslim setelah dirinya ketahuan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW.

Belakangan media sosial gempar dengan video yang menunjukkan dukungan Joe Biden kepada umat Islam.

Dalam video tersebut Joe Biden bahkan diketahui mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad.

Ini bukan kali pertama Biden mencuri perhatian umat muslim.

Beberapa waktu lalu dalam acara Debat Presiden AS bersama Donald Trump, Joe Biden juga sempat mengucapkan kata ‘insyaallah’.

Hal ini bermula saat moderator Chris Wallace mencoba mengonfirmasi pada Trump perihal pembayaran pajak.

Dalam laporan media, Trump disebut hanya membayar pajak sebesar 750 USD pada periode 2016-2017, setelah dirinya terpilih sebaga presiden.

Trump langsung membantah tudingan itu dan menyebut dirinya sudah membayar pajak penghasilan dengan jumlah jutaan dolar AS dan akan menunjukkan buktinya.

Joe Biden yang mendengar pembelaan lawannya langsung memberikan pernyataan keraguan.

“Kapan? Insyaallah?” sela Biden.

Sontak ucapan Biden itu pun langsung menarik perhatian netizen di media sosial hingga menjadi videonya menjadi viral.

Kini ia kembali menjadi perbincangan lantaran mengambil kutipan Nabi Muhammad.

Biden menyinggung soal perintah Nabi Muhammad dalam melihat kesalahan.

“Hadis Nabi Muhammad memerintahkan siapa pun di antara kamu melihat kesalahan biarkan dia mengubahnya dengan tangannya jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya jika dia tidak mampu, maka dengan hatinya,” kata Biden.

Dikutip Zonajakarta.com dari laman RRI, mantan Wapres AS itu juga berjanji akan memperlakukan umat Islam dengan semestinya bila terpilih menjadi presiden.

“Saya berjanji kepada Anda sebagai presiden, Islam akan diperlakukan sebagaimana mestinya, seperti keyakinan agama besar lainnya. Saya sungguh-sungguh bersungguh-sungguh,” kata Biden.

“Suara Muslim Amerika akan menjadi bagian dari pemerintahan jika saya mendapatkan kehormatan menjadi presiden saya akan mengakhiri larangan (Travel ban) bagi muslim pada hari pertama,” lanjut Biden dalam video tersebut.


Sementara itu Amerika dan dunia kini tengah menantikan hasil Pemilu AS 2020 yang masih dalam tahap penghitungan suara.

Hari ini, Joe Biden melakukan pidato orasi keduanya.

Dalam orasi tersebut, Biden menegaskan bila tidak akan ada yang bisa menghentikan pengitungan suara.

“Demokrasi berhasil. Suara Anda akan dihitung. Saya tidak peduli siapa yang mencoba menghentikannya, saya tidak akan membiarkannya terjadi,” seru Biden seperti dikutip Zonajakarta.com dari Bloomberg, Sabtu 7 November 2020.

Ia juga optimis akan memenangkan pemilu dan mengalahkan lawannya, Donald Trump.

“Kami akan memenangkan perlombaan ini dengan mayoritas yang jelas, dengan bangsa di belakang kami,” kata Joe Biden yang diketahui memimpin dalam suara Pemilu AS 2020.

Artikel Asli

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: