logo
×

Sabtu, 14 November 2020

Tak Jadi Bawa Massa Kepung Rumah Nikita Mirzani, Begini Alasan Ustadz Maaher

Tak Jadi Bawa Massa Kepung Rumah Nikita Mirzani, Begini Alasan Ustadz Maaher

DEMOKRASI.CO.ID - ANCAMAN pengepungan rumah artis sensasional Nikita Mirzani oleh ratusan massa yang dikomandoi Ustadz Maaher At Thuwailibi usai menyebut habib tukang obat urung terlaksana, Jumat (13/11/2020).

Di rumah Nikita yang dijaga pihak kepolisian tidak terlihat massa yang dimaksud.

Ustadz Maaher menyentil penjagaan di rumah Nikita. “Panik dan ketakutan karena merasa bersalah, Nikita Mirzani kerahkan banyak polisi untuk jaga rumahnya? Kalau tidak salah kenapa panik, dan ketakutan sampai kerahkan belasan atau bahkan puluhan polisi buat jaga rumahnya?,” sindirnya lewat Insta Story-nya.

“Insya Allah saya masih waras tidak sekonyol itu bawa 800 orang buat hadapi seorang l*** oplosan. Ini efek jera buat Anda tapi proses hukum tetap berjalan,” lanjutnya.

Diam mengaku rencana pengepungan akan tetap terlaksan. “Tenang saja, saya enggak ngancam atau sekadar gertak. Kita buktikan saja apa yang akan terjadi. Alhamdulillah malah bertambah 400 orang yang mau ikut silaturahmi ke rumah Nyai L***,” sebutnya.

Dia mempersilahkan Nikita terus berkomentar apapun. “Silahkan ngebacot terus atau pilih jalan kesatria mengaku salah dan minta maaf secara terbuka,” tegasnya.

Sementara itu, Nikita sempat mempertanyakan massa yang jadi datang. “Mana sih yang katanya mau datang tanda tangan lama banget. BTW, ini loh depan rumah gue, mana sih yang ketawa katanya dikepung. Ini update banget loh. Duh, kalah lagi kalah lagi deh,” balas Nikita.

Ibu tiga anak ini juga menegaskan tidak meminta bantuan polisi untuk berjaga di rumahnya, melainkan memang polisi datang untuk mengamankan. Untuk itu, dia berterima kasih kepada polisi.

“Terima kasih kepada aparatur negara yang sudah care sama saya. Karena saya warga negara yang baik. Makanya saya dilindungi, ini baru namanya aset,” jelasnya.

Artikel Asli

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: