logo
×

Rabu, 27 Januari 2021

Putusan Bawaslu Lampung Bikin Sejumlah Pejabat Mulai Kasak-kusuk Amankan Kursi

Putusan Bawaslu Lampung Bikin Sejumlah Pejabat Mulai Kasak-kusuk Amankan Kursi

DEMOKRASI.CO.ID - Putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandarlampung terkait tuntutan paslon 02, M. Yusuf Kohar dan Tulus Purnomo Wibowo, tampaknya mulai disikapi sejumlah pejabat setempat. Terutama terkait upaya mengamankan jabatan mereka.

Beberapa pejabat mulai kasak-kusuk dan siap "lompat pagar" buat amankan kursi jabatannya.

Mereka berusaha mengintip, lirik kanan-kiri, cari akses lompat pagar, bahkan ada yang sudah melangkah agar tak masuk kotak andai MA menguatkan keputusan pembatalan paslon 03 Eva-Deddy.

Staf Khusus Walikota Bandarlampung, Rakhmat Husein, selintas mengungkapkannya lewat percakapan di WAG RMOLLampung atas adanya pejabat yang hendak "nyeberang".

"Tak ada yang taruhan ya menang mana di MA? Pejabat kota saja sudah banyak nyeberang," kata "orang dekat" Herman HN, suami Eva Dwiana, peraih suara terbanyak Pilwalkot 2020, Selasa malam (26/1).

Wakil Walikota Bandarlampung, Yusuf Kohar, usai dimenangkan Bawaslu Lampung, rajin keliling mengecek anak buahnya di lapangan membenarkan kabar tersebut.

Menurut dia, banyak jajaran Pemkot Bandarlampung yang mendukung dirinya memimpin Kota Bandarlampung.

"Mereka diam-diam mendukung saya," katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Seorang pengusaha yang juga politikus mengatakan, sempat didatangi dua kepala dinas yang berharap bisa tetap memegang jabatan andai Yusuf Kohar yang jadi Walikota Bandarlampung.(RMOL)

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: