logo
×

Selasa, 02 Maret 2021

Pakar: Wajar Dapat Penghargaan, Erick Thohir Bekerja Optimal Di Masa Pandemi

Pakar: Wajar Dapat Penghargaan, Erick Thohir Bekerja Optimal Di Masa Pandemi

DEMOKRASI.CO.ID - Kinerja apik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membawanya menjadi salah satu penerima “Beritasatu Public Leader Awards”.

Penghargaan ini diberikan kepada para pemimpin publik yang dinilai memiliki kinerja inovatif selama pandemi Covid-19.

Pakar kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menyampaikan, capaian Erick Thohir itu patut diapresiasi.

Di masa pandemi Covid-19, berbagai langkah nyata telah dilakukan Erick Thohir. Antara lain mendorong peran BUMN untuk terjun membantu pemulihan kesehatan dan ekonomi.

Erick juga mendorong restrukturisasi total di BUMN, antara lain merger bank-bank syariah anak usaha bank BUMN.

Selain itu, persahaan bank BUMN juga memberikan ruang restrukturisasi bagi para debitur. Di masa pandemi, Erick mampu mengakselerasi kesiapan BUMN farmasi menjadi basis produksi dan pengadaan vaksin Covid-19.

Menurut Trubus, Erick layak mendapat penghargaan tersebut, sebab sebagai menteri BUMN yang juga merangkap ketua pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), dinilai sudah bekerja optimal dalam menangani pandemi Covid 19.

“Dalam hal ini kita apresiasi, sebenarnya kinerja Pak Erick dalam penanganan pandemi Covid-19 karena sebagai ketua penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, selama ini memang kiprah beliau cukup optimal,” ujar Trubus kepada wartawan, Selasa (2/3).

Menurutnya, penghargaan itu merupakan hal yang baik, dalam hal penanganan Covid-19 maupun pemulihan ekonomi nasional, jika dibandingkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan dengan negara lain dianggap cukup baik.

“Di mana kemudian kondisi perekonomian Indonesia dibanding negara-negara lain, tidak separah yang terjadi di tetangga seperti Singapura, Malaysia. Nah Indonesia jauh lebih 'selamat', itulah salah satu keunggulan dari Pak Erick Thohir sehingga mendapatkan semacam award,” terangnya.

Lanjutnya, setidaknya hal ini bisa menjadi pemicu bagi kementerian lain yang memiliki domain penanganan Covid-19 untuk bekerja lebih keras lagi.

“Karena menteri yang lain juga kan punya domain di mana itu juga berperan menangani Covid-19 misalnya Kementerian Koperasi dan UMKM, kan ada dana yang digelontorkan juga untuk menyelamatkan UMKM yang terpuruk karena pandemi,” pungkasnya(RMOL)

loading...