logo
×

Kamis, 13 Januari 2022

Puan Maharani Minta Vaksinasi bagi Lansia Digencarkan

Puan Maharani Minta Vaksinasi bagi Lansia Digencarkan

DEMOKRASI.CO.ID - Meskipin Program vaksinasi booster telah berjalan sejak kemarin, Rabu (12/1), namun sebagian kalangan masyarakat menilai vaksin booster belum diperlukan saat ini lantaran masih banyaknya daerah yang belum 100 persen dilakukan vaksin dua tahap.

Oleh karena itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) mempercepat vaksinasi di wilayahnya, termasuk bagi lansia sehingga program booster bisa segera dijalankan. Hal ini menyusul adanya syarat untuk daerah yang bisa menjalankan program vaksinasi booster Covid-19.

“Saya mendorong Pemda yang belum mencapai target vaksinasi di wilayahnya segera mempercepat program vaksinasi agar mencapai sasaran. Dengan begitu warga bisa cepat mendapatkan booster vaksin yang akan sangat bermanfaat menambah perlindungan diri dari ancaman Corona,” kata Puan kepada wartawan, Kamis (13/1).

Menurutnya, daerah yang boleh melakukan vaksin booster harus memiliki kriteria minimal capaian vaksinasi dosis I sebesar 70 persen untuk umum, dan vaksin untuk lansia dosis I minimal 60 persen. Syarat ini dimaksudkan agar daerah yang belum mencapai target vaksinasi segera menyelesaian sasaran dosis I dan dosis II vaksin.

Mantan Menko PMK itu meminta Pemda yang wilayahnya masih tertinggal dalam program vaksinasi memperbanyak kerja sama dengan organisasi masyarakat dan berbagai instansi atau lembaga. Puan juga meminta ada pengecualian untuk lansia yang sudah memenuhi kriteria, untuk bisa mendapatkan booster sekalipun daerahnya belum memenuhi syarat.

“Walaupun daerah tempat tinggalnya belum memenuhi target vaksinasi, tapi jika ada lansia di wilayah tersebut yang telah menerima vaksin dosis lengkap dalam kurun waktu 6 bulan seharusnya tetap difasilitasi karena lansia di manapun mereka berada masuk dalam prioritas pemberian booster,” katanya.

Vaksin booster diputuskan diberikan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia di mana saat ini prioritas diberikan bagi lansia dan kelompok rentan (punya penyakit bawaan atau gangguan imunitas). Sementara untuk umum akan menyusul dalam waktu dekat.

“Kami mengapresiasi Pemerintah yang memutuskan memberikan vaksin booster secara gratis. Sudah kewajiban Negara untuk memberikan jaminan keselamatan bagi rakyatnya,” imbuhnya.

Dia menambahkan untuk pelaksanaan vaksin booster ini pemerintah perlu menambahkan tenaga vaksinator agar program vaksinasi tahap tiga ini berlangsung masif dan cepat agar terjadi herd immunity.

“Pelaksanaan program booster ini harus dibarengi dengan penambahan tenaga vaksinator agar target-target lainnya, termasuk vaksin untuk anak tidak akan berpengaruh,” tutupnya. [rm]

Komentar Pembaca