logo
×

Selasa, 08 Maret 2022

Komentari Wanita Berhijab Jalani Pemberkatan Nikah di Gereja, Abu Janda: Secara Negara Tidak Bisa, Tapi Secara Agama Bisa

Komentari Wanita Berhijab Jalani Pemberkatan Nikah di Gereja, Abu Janda: Secara Negara Tidak Bisa, Tapi Secara Agama Bisa

DEMOKRASI.CO.ID - Momen pernikahan seorang wanita berhijab yang notabene beragama Islam dengan seorang pria Kristen di sebuah gereja viral di media sosial. Informasi itu pertama kali dibagikan seorang pengguna TikTok dengan akun @fr.Dani Manik.

Momen itu pun mendapat reaksi beragam dari netizen. Salah satunya dari pegiat media sosial, Permadi Arya atau yang akrab disapa Abu Janda.

Lewat postingan di akun Instagramnya, Abu Janda mengapresiasi pernikahan beda agama tersebut. Menurut dia, nikah beda agama secara negara memang tidak bisa, tapi secara agama bisa.

"Nikah beda agama secara negara memang tidak bisa, tapi secara agama bisa. foto bahagia nikahan Hendra & Retno di Semarang 5 Maret 2022," kata Abu Janda, dilihat ERA, Selasa (8/3/2022).

Ia lantas menyebut jika sudah cinta, agama bukan lagi pembatas. "Hendra katolik, Retno muslimah. kalo CINTA sudah bicara, agama bukan pembatas ❤️ congrats ya Hendra & Retno 🇮🇩 Rayakan keberagaman Indonesia 😍," tambah dia.


Sebelumnya, momen pernikahan beda agama antara Hendra yang beragama Kristen dengan Retno yang beragama Islam di sebuah gereja sempat viral di medsos.

Dalam postingan tersebut terlihat kedua mempelai berfoto dengan latar patung salib Yesus. Sang wanita terlihat mengenakan dress berwarna putih dan hijab berwarna senada. Sedangkan sang pria mengenakan setelan jas berwarna hitam.

Kemudian pada foto lain, keduanya berfoto bersama dengan pastor yang tampaknya melakukan pemberkatan nikah untuk mereka. Selain itu, ada juga momen mereka didampingi keluarga masing-masing.

Postingan itu pun mendapat reaksi dari beragam. Banyak yang medukung pernikahan beda agama tersebut. Namun, tak sedikit pula yang menentang.

"Sudah lama bisa. Ini dinamai perkawinan dengan dispensasi. Yang Katolik menikah dengan yang non Katolik dengan mempertahankan agama masing-masing. Tidak mudah, karena jika terjadi perceraian yang Katolik tidak bisa menikah lagi terkecuali perkawinan itu dianulir oleh otoritas gereja. Prosesnya bisa belasan tahun dan belum tentu dikabulkan, tergantung pada penyelidikan," kata @shirleythe*****.

"Dulu saya nentang yg begini. Tapi pas ngejalanin, yg sealiran aja belum tentu 1 paham,, dan banyak yg beda aliran malah sepaham banget dan langgeng. Jadi ya udah lah.. Bukan agama yg menentukan perjalanan hidup seseorang, tapi murni keimanannya sama Tuhan itu sendiri 🙏🏻," kata @anggarain*****.

"Teman saya muslim, nikah di gereja. Alasannya: agama kristen melarang perceraian 😁," kata @firman.ta*****.

"Saya dulu juga nikah katolik, saya kristen & alm. Katolik. Satu2nya agama yg mengijinkan proses nikah beda agama tanpa meninggalkan agamanya masing2 cuma katolik," kata @coreta*****.

"Dlm islam ttp tdk sah pernikahannya beda agama.. Kecuali cowok nya muslim menikah dgn cewek ahli kitab(nasrani) tapi itu jaman dl. Sy menghargai perbedaan n toleransi tp kl utk menikah beda agama utk pribadi tdk setuju. But semua itu kembali ke orangnya masing2. Pilihan masing2. Btw congrats utk pasangan yg menikah. Smg bahagia mba n mas ya ❤️," kata @erikameylest*****. [era]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.

Komentar Pembaca