logo
×

Sabtu, 12 Maret 2022

Penembakannya Tuai Protes Publik, Kini Terkuak Jabatan ‘Mengerikan’ Dokter Sunardi, Polisi: Bukan Terduga, tapi ….

Penembakannya Tuai Protes Publik, Kini Terkuak Jabatan ‘Mengerikan’ Dokter Sunardi, Polisi: Bukan Terduga, tapi ….

DEMOKRASI.CO.ID - Penembakan Dokter Sunardi oleh Densus 88 belum lama ini tak dimungkiri menuai cukup banyak protes publik.

Banyak netizen yang geram kepada pihak berwajib dan menuntut keadilan atas penembakan mati tersebut.

Namun, terbaru, pihak kepolisian membela diri dan mengatakan bahwasanya hal itu sudah sesuai dengan prosedur.

Terlebih, katanya, Dokter Sunardi (54) bukanlah terduga teroris, melainkan memang tersangka tindak pidana terorisme.

Adapun hal itu disampaikan oleh Karonpemmas Divhumas Polri Brigjend. Pol. Ahmad Ramdhan dalam konferensi pers yang diselenggarakan Jumat kemarin.

“S adalah tersangka tindak pidana terorisme, bukan terduga,” tegasnya, dikutip terkini.id dari Wartaekonomi pada Sabtu, 12 Maret 2022.

Ia juga menjelaskan sosok Dokter Sunardi, terlebih soal peran serta jabatan ‘mengerikan’nya yang ternyata adalah penanggung jawab organisasi Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI).

Sebagai informasi, organisasi itu dicap organisasi terlarang yang terafisiliasi dengan Jemaah Islamiyah (JI).

Tugas HASI adalah merekrut, menandai, dan memfasilitasi perjalanan pengikut FTS (Foreign Terrorist Fighter) ke Suriah.

Selain HASI, Dokter Sunardi selama ini juga disebut aktif dan menempati posisi penting di JI dan HASI.

Berbagai jabatan yang pernah dan masih diembannya adalah anggota JI, pernah menjabat sebagai Amir Khidmat, Deputi Dakwah dan Informasi, penasihat Amir JI, dan penanggung jawab HASI.

Terkait dengan upaya penangkapan yang menyebabkan meninggalnya Dokter Sunardi, Brigjend. Pol. Ahmad menyatakan tindakan yang diambil oleh petugas Densus 88 sudah sesuai dengan prosedur.

Tersangka juga ternyata telah menabrak kendaraan roda empat dan dua milik masyarakat yang sedang melintas.

“Dua anggota terluka karena tersenggol dan jatuh, kini dirawat di RS Bhayangkara,” pungkas Brigjend. Pol. Ahmad. [terkini]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: