Akan tetapi akses jalan yang dilewati menuju ke lokasi tampak tak mudah. Jalan yang belum diaspal hingga mengeluarkan debu tebal yang mengakibatkan mobil di depan dan di belakang tak terlihat.Tim juga harus menyeberangi Sungai Batang Hari yang memisahkan Desa Puding Dalam dan Desa Puding Luar. Mobil kemudian diseberangkan dengan alat yang bernama tonton. Hanya empat mobil yang bisa diangkut dalam satu penyeberangan.
Tiba di lokasi awal, tampak lahan gambut mengeluarkan asap dan api muncul ketika angin bertiup sedikit kencang. Lutfi meninjau langsung proses pemadaman api yang suatu waktu bisa menyala kembali jika tertiup angin."Api ada di kedalaman enam meter, selang air dimasukkan ke dalam agar bisa padam apinya," kata Lutfi di lokasi sembari menyemangati pasukannya.
Di titik lain yang berjarak sepuluh menit dari situ, belasan aparat polisi tampak berjibaku memadamkan api dengan memanfaatkan air hasil kanalisasi kawasan tersebut.(dtk)




