logo
×

Rabu, 21 Oktober 2015

Lingkaran Presiden Jokowi Blokir Media dan Pengamat yang Kritisi Pemerintahan

Lingkaran Presiden Jokowi Blokir Media dan Pengamat yang Kritisi Pemerintahan
Presiden Jokowi (kiri) dan Wapres Jusuf Kalla tertawa saat memasuki Istana Negara di Jakarta, 20 Oktober 2014. Presiden belum mengenakan pecinya dan JK belum memakai dasi. AP/Tatan Syuflana
NBCIndonesia.com - Presiden Negarawan Center, Johan O Silalahi menilai satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) masih jauh dari harapan publik. Apalagi, kata Johan, diukur dari prioritas program yang tercantum dalam Sembilan Program Utama atau Nawacita.

Untuk itu, Johan meminta Jokowi harus merangkul semua pihak baik kawan maupun pihak yang dianggap lawan (kritis) guna memperkuat pemerintahan dan mewujudkan program Nawacita.

“Bahkan, saat ini lingkaran dalam Presiden Jokowi memblokir media dan pengamat yang kritis terhadap Presiden Jokowi,” kata Johan O Silalahi, mengevaluasi satu tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Senin (19/10).

“Seharusnya teman dipelihara, lawan dirangkul, bukan dimusuhi. Apalagi kini terbentuknya dua kubu di kalangan publik, khususnya segmen elite dan intelektual, yakni 'lovers' dan 'haters' sangat nyata di media sosial,” ujarnya.

Johan menjelaskan berbagai hambatan internal di dalam pemerintahan antara lain masih adanya unsur pejabat dari pemerintahan sebelumnya, seperti pejabat setingkat badan, pejabat eselon 1 sampai III di pusat maupun pejabat di daerah, yang memiliki sejarah khusus dan loyalitas kepada kepemimpinan nasional yang sebelumnya.

“Apalagi the rulling party sebelumnya berambisi memenangkan Pemilu 2019 nanti,” pungkas Johan O Silalahi.

Redaksi : Fas
Sumber  : JPNN
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: