![]() |
| Ketum Partai NasDem Surya Paloh |
"Kami (NasDem) punya batas kesabaran jika terus dituding atau ditunjuk bersalah," kata Surya Paloh usai memberikan pengarahan Konsolidasi dan Pemantapan Tim Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Partai Nasdem se-Jawa Timur di Malang, Sabtu (31/10/2015).
Surya mengingatkan seluruh pihak termasuk kader Partai NasDem agar tidak mempermainkan maupun mempolitisasi hukum.
NasDem, menurut Surya, tidak menginginkan berada pada posisi nomor dua dalam penegakan hukum. Tapi, selalu berada di barisan terdepan.
"Kita mau di barisan pertama dalam penegakan hukum dengan menindak yang salah dihukum seberat-beratnya tapi jangan politisasi hukum," ujar Surya.
Pemilik Media Grup itu menuturkan NasDem akan berdiri tegak menghadapi "badai" dan komitmen menegakkan hukum meskipun salah satu kader diduga terlibat tindak pidana korupsi.
Surya menekankan seluruh kader NasDem yang mencapai 10 juta orang itu harus ulet dan kuat menghadapi terpaan, serta tantangan tersebut.
"Jika kader NasDem kuat dan ulet maka gerakan restorasi akan berlanjut untuk tampil pada masa akan datang," tutur Surya.(rmn)


