![]() |
| Joko Widodo atau Jokowi (topi merah) meninjau lokasi banjir dengan menaiki gerobak di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta Dulu, pada 17 Januari 2013. TEMPO/Tony Hartawan |
“Iya. Salah gak salah jalan terus. Yang dianggap salah menteri-menterinya. Dia (Jokowi, red) enggak. Gila dah. Haduuhhh,” kata Riza dalam rekaman Makelar Saham Freeport yang diperdengarkan di Mahkamah Kehormatan DPR (MKD), Rabu (02/12/2015) lalu.
Riza mengatakan demikian menimpali pernyataan Setya Novanto yang menilai rakyat selalu menganggap Presiden Jokowi sudah benar.
“Rakyat itu suka gak suka ama dia dianggap itu bener semua,” kata Setnov.
Pembicaraan tersebut muncul setelah Riza mengeluhkan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait pelarangan kapal asing mengeruk ikan di perairan Indonesia dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel (saat itu masih menjabat) yang melarang penjualan miras. akibat kebijakan dua menteri tersebut, kata Riza, pengusaha banyak dirugikan.
“Banyak kasus Pak. Belum lagi pengusaha batubara.Tapi, pak kita muter-muter, dia (Jokowi) masih presiden Pak. Suka gak suka harus kita bayar. Udah, Pak. Ya, kan?!” kata Riza kepada Dirut PT Freeport Indonesia Ma’roef Syamsoeddin.(rmn)


