logo
×

Sabtu, 02 Januari 2016

Tiga Perempuan Ini Gabung ke Kelompok Teroris Santoso

Tiga Perempuan Ini Gabung ke Kelompok Teroris Santoso
Ilustrasi (okezone)
NBCIndonesia.com - Sebanyak tiga orang perempuan bergabung bersama kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso di hutan-hutan wilayah Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Idham Aziz mengatakan, ketiga perempuan itu adalah istri dari Santoso, Basri, dan Ali Kalora. Dan ketiganya berasal dari Nusa Tenggara Barat.

"Tiga perempuan itu diberikan inisial Umi Fadel, Umi Mujahid dan Umi Delima," ujar Idham kepada wartawan, Sabtu (2/1/2016).

Idham menjelaskan, mereka masuk ke wilayah Sulteng dan kemudian bergabung bersama kelompok Santoso Cs untuk membalaskan dendam mantan suami mereka yang lebih dulu meninggal dunia.

"Berdasarkan data intelejen, tiga perempuan itu berasal dari Bima. Mereka tidak mau turun dari Poso dan ingin bersama-sama suaminya saat ini. Kata mereka, lebih baik mati sahid mendampingi suami-suaminya di sana," ungkapnya.

Hingga saat ini, Polda belum bisa memastikan tiga perempuan tersebut masuk melalui jalur mana, hingga akhirnya bisa bergabung bersama kelompok Santoso Cs.

"Wilayah pergerakan mereka ada di dalam kawasan hutan seluas sekitar 2.400 kilometer persegi. Sehingga ada banyak jalan untuk masuk, yang tidak seluruhnya bisa diawasi aparat," tuturnya.

Ia pun memastikan kalau Santoso Cs sudah tidak bisa keluar jauh meninggalkan Poso, dan hanya bisa beraktivitas di hutan pegunungan Poso. Hal tersebut dikarenakan posisi mereka semakin terjepit, logistik semakin kurang dan personel keamanan terus mengepung.

"Kalau Operasi Camar Maleo IV-2015 berakhir pada 9 Januari 2016, Polda Sulteng akan melanjutkannya dengan operasi mandiri kewilayahan," tutupnya.(ok)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: