logo
×

Selasa, 15 Maret 2016

Lulung Mendadak Pikun Ditanya Korupsi UPS

Lulung Mendadak Pikun Ditanya Korupsi UPS

NBCIndonesia.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Lulung kembali menampik kedatangannya ke Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai saksi meringankan untuk tersangka kasus korupsi uninterruptible power supply (UPS) yang juga anggota DPRD dari Hanura Fahmi Zulfikar.

Bahkan, pimpinan DPRD DKI yang beberapa kali telah diperiksa Bareskrim Polri itu mengaku tidak tahu-menahu soal korupsi anggaran siluman di Pemprov DKI tahun 2014 lalu.

"Saya tidak jadi saksi meringankan. Apa yang meringankan, saya enggak tahu apa-apa," kata Lulung, saat ditemui di Gedung Bareskrim, Selasa (15/03/2016).

Menurut Lulung, nanti yang menjadi saksi meringankan Fahmi adalah Akhmad Nawawi (Fraksi Partai Demokrat) dan Rudin Akbar Lubis (Fraksi Partai Demokrat). "Tadi saya lihat ada dua orang Pak Nawawi dan Pak Akbar," ucapnya.

Lulung mengatakan kedatangan ke Bareskrim hanya bersilahturahmi dengan penyidik Bareskrim. Namun, lanjut dia, orang yang ingin ditemuinya saat ini tengah menjalankan ibadah umrah.

Sementara, Direktur Tindak Pidana Korupsi, Brigjen Ahmad Wiyagus membenarkan Lulung bersama dua anggota dewan lainnya diminta keterangannya sebagai saksi meringankan untuk tersangka UPS, Fahmi Zulfikar. "Iya diperiksa untuk saksi meringankan kasus UPS," ucapnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Lulung datang ke Bareskrim Polri memberikan bukti adanya keterlibatan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Namun, kali ini Lulung menyangkal bahwa dia tidak mengetahui soal korupsi yang merugikan negara Rp81,4 miliar.(rn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: