
NBCIndonesia.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya bisa menilai tidak adanya kehati-hatian dari Pemprov DKI dalam proses pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Fadli mengungkapkan, setelah kunjungannya kemarin, diketahuilah bahwa lahan yang dibeli tersebut adalah lahan terkunci atau landlock. Satu-satunya akses masuk ke sana adalah lewat lahan milik orang lain.
Selain itu, lokasi fisik lahan tersebut juga ada di Tomang Utara, bukan di Kyai Tapa. Itu dibuktikan dengan tidak adanya akses dan sentuhan tanah di lahan tersebut dengan Jalan Kyai Tapa.
Atas berbagai bukti itu Fadli menyatakan bahwa pemerintah Ibu Kota di bawah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ibarat ingin membeli mobil dengan hanya mengecek BPKB saja.
"Jangan hanya lihat dokumen, cek fisik juga, jangan di BPKB-nya mobilnya Mercy, ternyata fisiknya Kijang, jadi harus lihat, apakah kondisi fisik di situ," sebut Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (19/4/2016).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu pun tak tahu, apakah Ahok pernah melihat langsung kondisi lahan yang dibelinya itu atau tidak.
"Saya enggak tahu apakah saudara Ahok pernah melihat kondisi fisiknya, dan itu ternyata di Sumber Waras masih operasional rumah sakit, menyatu tidak ada batas-batas," sebutnya. (ok)

