
NBCIndonesia.com - Hingga hari ini (09/05), hastag #PecatSautKandangkanAhok melambung menjadi trending topic Twitter. Netizen menggalang hastag #PecatSautKandangkanAhok sebagai bentuk tantangan terhadap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang yang melakukan penghinaan terhadap Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Sejalan dengan itu, aksi massa mendukung HMI menuntut proses hukum Saut Situmorang digelar di depan gedung KPK.
Selain itu, secara resmi Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Muhammad Fauzi telah melaporkan penghinaan Saut ke Bareskrim Polri (09/05).
Menyikapi gelombang tuntutan untuk Saut, Wakil Sekjen Partai Demokrat Ikhsan Modjo turut menggalang hastag #PecatSautKandangkanAhok. “Yang ngomporin juga harus konsisten :) Ini hastag yang mana: #PidanakanSautSitumorang atau #PecatSautKandangkanAhok. Gak papa dipaketin aja. Hahaha #PecatSautKandangkanAhok,” tulis Ikhsan Modjo di akun Twitter @IkhsanModjo.
Saut Situmorang dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait pernyataannya mengenai organisasi mahasiswa yang melahirkan kader koruptor.
Saut dilaporkan dengan pasal 310 dan 311 KUHP tentang fitnah dan pencemaran nama baik serta pelanggaran Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana teregister Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/479/V/2016/Bareskrim.
“Kami akan support dari KPK ketika ada oknum-oknum yang melakukan korupsi. Tetapi pernyataan atau statement over generalisasi ini tidak bisa dimaafkan begitu saja,” tegas Muhammad Fauzi, seperti dikutip rimanews (09/05).
Menurut Fauzi, pernyataan Saut di salah satu televisi swasta itu telah menyakiti para kader. Fauzi menegaskan, Wakil Ketua KPK itu tidak hanya melihat dari satu sisi. Pasalnya, HMI adalah organisasi besar dengan beragam profesi.
“Statement jelas perkaderan HMI itu seolah melahirkan kader korup. Padahal dia hanya melihat dari satu sisi, dari satu oknum. Kader HMI itu besar ada dari banyak profesi,” tegas Fauzi.
Fauzi mengungkapkan, sebelum mempolisikan Saut, HMI juga telah melakukan somasi agar Saut meminta maaf melalui media. Namun karena tidak ada itikad baik, PB HMI akhirnya melaporkan ke Bareskrim. (it)

