logo
×

Minggu, 15 Mei 2016

Ibu Pelempar Bayi di Mall Stres Gara-Gara Bisnis Tempe Merosot

Ibu Pelempar Bayi di Mall Stres Gara-Gara Bisnis Tempe Merosot

NBCIndonesia.com - Motif pelemparan bayi berusia satu bulan, Anindita Aprilia oleh ibu kandungnya Fitroha (30) dilatarbelakangi faktor ekonomi. Polis menyatakan, Fitroha stres karena usaha tempe yang dibangunnya bersama suami anjlok.

"Pelaku pusing karena pengaruh ekonomi. Usaha tempe miliknya merosot tajam," kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Puji Astuti.

Puji mengaku, selama ini Fitroha bersama suami mampu memproduksi tempe sebanyak satu kuintal dalam sehari. Tapi sekarang, produksinya hanya satu kilogram per harinya.

"Jadi dia stres melihat usaha tempenya," ujar Puji.

Sejauh ini, kata Puji, Fitroha bersama suami memproduksi tempe dan langsung dijual ke pasaran. Sehingga ketika omzet nya turun, pelaku diduga tak kuat menghadapi semua itu.

"Suaminya pun terkejut atas perlakuan sang istri," ucapnya.

Seperti diberitakan, Anindita Aprilia tewas setelah dilempar Fitroha di di gedung Lotte Mart Bekasi Junction, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Sabtu (14/05). Korban dibuang dengan posisi masih dibedong. (rn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: