
Nusanews.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, mendapatkan gelar doktor honoris causa jauh lebih sulit dibanding gelar doktor akademik. Karena doktor honoris causa membutuhkan puluhan tahun untuk membuktikan apa yang dilakukannya benar.
Jusuf Kalla mengungkapkan, Megawati membuktikannya dalam praktik perpolitikan di Tanah Air. Pembuktian tersebut sesuai dengan teori yang sudah ada, bahkan membutuhkan teori baru.
"Dr Megawati berhasil memimpin PDI-P, merebut kemenangan dalam oposisi. Menjadi presiden dan wakil presiden tanpa menjadi menteri terlebih dahulu. Itu prestasi," ungkap Jusuf Kalla.
JK menilai, Megawati sudah kuliah puluhan tahun dalam perpolitikan. Meski dia berpolitik tanpa membaca buku, tapi apa yang dilakukan sudah sesuai dengan teori-teori guru besar politik.
Dalam hal pemerintah, Megawati membuktikannya selama masa kepemimpinannya. Saat memimpin negeri ini, kondisi negara tengah didera konflik terbanyak dalam sejarah. Mulai dari Papua, Ambon, Poso, Aceh, Kalimantan, dan Timor Timur. Namun semua selesai bersamaan di tengah ekonomi yang sulit.
"Ujian kepemimpinan dan beliau lulus. Bangsa menyampaikan terima kasih kepada Ibu (Megawati)," tuturnya.
JK pun mengajak generasi muda untuk belajar atas apa yang dilakukan Megawati.
"Apa yang disampaikan, ujian yang telah dilalui ya patut dipelajari," tutupnya. (kp)

