logo
×

Jumat, 13 Mei 2016

Saut Minta Maaf, Presidium Majelis Nasional KAHMI: Jika HMI Diam, Adakah Ucapan Maaf?

Saut Minta Maaf, Presidium Majelis Nasional KAHMI: Jika HMI Diam, Adakah Ucapan Maaf?

NBCIndonesia.com - Presidium Majelis Nasional KAHMI, Viva Yoga Mauladi, menegaskan bahwa proses hukum terhadap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang tetap dilanjutkan kendati pihak KPK membuka pintu dialog.

Penegasan Viva Yoga itu menanggapi himbauan Ketua Presidium KAHMI Mahfud MD. “Prof @mohmahfudmd, Maaf diterima,meski terlambat , setelah melihat aksi HMI. Jika HMI diam, adakah ucapan maaf? Proses hukum jalan terus. Yakusa,” tulis Viva Yoga di akun Twitter @vivayogamauladi.

Sebelumnya, Mahfud MD di akun Twitter @mohmahfudmd menulis: “Saya dapat kabar dari wartawan Pak Saut S sdh meminta maaf. Scr pribadi saya nilai itu langkah yg baik. Mudah2an menjadi awal penyelesaian yg baik.”

Namun mendapat balasan Viva Yoga, @mohmahfudmd akhirnya menegaskan: “P Viva, utk sikap kelembagaan saya serahkan ke taman2 yang di Jakarta. Saya di luar negeri, tak tahu suasana psiko-politiknya.”

Hingga hari ini (09/05), hastag #PecatSautKandangkanAhok melambung menjadi trending topic Twitter. Sejalan dengan itu, aksi massa mendukung HMI menuntut proses hukum Saut Situmorang digelar di depan gedung KPK.

Selain itu, secara resmi Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Muhammad Fauzi telah melaporkan penghinaan Saut ke Bareskrim Polri (09/05).

Saut Situmorang dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait pernyataannya mengenai organisasi mahasiswa yang melahirkan kader koruptor.

Saut dilaporkan dengan pasal 310 dan 311 KUHP tentang fitnah dan pencemaran nama baik serta pelanggaran Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana teregister Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/479/V/2016/Bareskrim.

“Kami akan support dari KPK ketika ada oknum-oknum yang melakukan korupsi. Tetapi pernyataan atau statement over generalisasi ini tidak bisa dimaafkan begitu saja,” tegas Muhammad Fauzi, seperti dikutip rimanews (09/05). (it)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: