logo
×

Jumat, 24 Juni 2016

Dukung Tito Kapolri, PPP Ingatkan Empat Agenda Besar Menanti

Dukung Tito Kapolri, PPP Ingatkan Empat Agenda Besar Menanti
 

Nusanews.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy mengingatkan calon Kapolri Komjen Tito Karnavian akan tugas mengawal empat kegiatan penting di masa kepemimpinannya di Korps Bhayangkara nanti.

Mengingat usia pensiun Tito yang masih panjang, diperkirakan dia bakal melewati Pilkada serentak 2017, Pilkada Serentak 2018, Pileg 2019 dan Pilpres 2019.

Persetujuan DPR RI, ujar Romy, sepakat urusan stabilitas di Polri selesai sampai Pilpres 2019. Dengan demikian, kata Romy, Presiden Joko Widodo tinggal konsentrasi mengurus hal-hal lain.

“Sehingga ke depan Pak Tito akan memiliki waktu yang sangat panjang, ruang yang leluasa untu melakukan reformasi. Itulah yang dipesankan Pak Presiden dan kami Fraksi PPP mengamini,” ujar dia, di Senayan, Jakarta, Kamis (23/6).

Mengenai sikap PPP atas pencalonan Tito, Romy mengatakan fraksinya mendukung. Dilihat dari rekam jejak dan pemaparan saat uji kelayakan dan kepatutan, Tito dianggap sangat menguasai masalah. Belum lagi untuk mulusnya karir Tito yang melesat cepat. “Melampuai perwira-perwira sejamannya,” ujar dia.

Tito, ujar dia, mendapat kenaikan pangkat beberapa kali dan memiliki ekspose pendidikan dalam dan luar negeri yang sangat memadai. Sehingga Fraksi PPP setuju atas diajukannya sebagai calon Kapolri.

“Kami dari Fraksi PPP memberikan dukungan penuh dalam rangka regenerasi yang ada di kepolisian. Dari Pak Badrodin 81 ke Pak Tito 87 memang akan melewati 6 tahun angkatan yang signifikan lompatannya, tetapi melihat tadi dibarisan belakang Pak Tito seluruh perwira-perwira menengah dan tinggi dari setiap angkatan,” jelas Romi.

Keikutsertaan perwira menengah dan tinggi dari setiap angkatan dalam fit and proper test Komjen Tito, ujar dia, menunjukkan Polri kompak menyikapi usulan Presiden Jokowi. (Novrizal Sikumbang) (akt)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: