
Nusanews.com - Seorang pelayan wanita muslim tiba-tiba ditampar, dan dilecehkan oleh dua pejalan kaki Arab ketika menuangkan minuman alkohol ke gelas tamu di teras Vitis Cafe, Nice, Prancis.
Tak hanya dibuat babak belur, pelaku juga menghina wanita itu dengan kata-kata kasar.
“Kau seharusnya malu menyajikan alkohol saat bulan Ramadan. Jika aku Tuhan, aku akan menggantungmu,” sahut pelaku dalam bahasa Arab.
Wanita ini hanya bisa membalas kalau ia bukan Tuhan, dan tidak seharusnya ia dihakimi karena profesinya, “Aku rasa di Prancis, kota kebebasan kau diserang karena hal tersebut.”
Polisi kini telah mengantongi identitas pelaku. (rn)

