logo
×

Kamis, 23 Juni 2016

Serius! Bocah Ini Mengaku Lahir 36 Mei 1088, Begini Reaksi Polisi

Serius! Bocah Ini Mengaku Lahir 36 Mei 1088, Begini Reaksi Polisi

Nusanews.com - Petugas Polsek Semarang Barat melakukan penggrebekan balapan liar di Jalan Suratmo, Rabu (22/6/2016).

Pebalap pun kocar kacir. Bahkan ada yang saling bertabrakan dan terpaksa menabrak petugas hingga celana petugas robek.

Sebanyak 40 motor diamankan. Pemilik dan motor lalu dibawa ke kantor Polsek Semarang Barat untuk didata dan ditilang.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Cahyo Widyatmoko mengatakan pihaknya banyak menerima laporan warga sekitar Jalan Suratmo yang resah adanya balap liar.

"Kami setiap hari melakukan patroli. Tapi mereka mengelabui petugas. Ketika di lokasi para pelaku balap liar membubarkan diri. Ketika kami meninggalkan lokasi mereka kembali," ujarnya.

Sesuai kesepakatan dengan warga, pihaknya melakukan penilangan dan penahanan motor selama dua bulan.

"Penahanan motor selama dua bulan untuk memberikan efek jera," ujarnya.

Para pemilik motor harus kecewa lantaran motor tidak bisa langsung dibawa meski sudah mendapat surat tilang. Mereka bisa mengambil motornya pada 5 Agustus mendatang.

Tak terkecuali Bangkit Waskito. Warga Lemah Gempal itu tampak panik ketika petugas menanyakan tanggal lahirnya.

"Tanggal lahir kamu berapa?," tanya petugas.

"Hmm...nganu 36 Mei pak," jawabnya.

"Ngawur, masa ada tanggalan sampai 36, jawab yang benar," tanya petugas kembali.

"Benar pak 36 Mei," jawab Bangkit.

"Kamu lahir tahun berapa," tanya kembali petugas.

"Tahun 1088 pak," jawabnya.

"Heh jawab sing tenanan. Kamu katanya lulus SD," ujarnya.

Tidak bisa menjawab tanggal lahirnya, akhirnya petugas mengosongi sementara tanggal lahir Bangkit.

Bangkit mengaku jika dirinya tidak ikut balapan liar. "Saya cuma lihat kok. Saya ngga bisa main (balapan)," ujarnya.

"Saya pulang gimana ya kalau motornya ngga bisa dibawa. Jauh kalau jalan kaki," kata Bangkit sembari clingak-clinguk. (tn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: