logo
×

Kamis, 02 Juni 2016

Yusril Percaya Diri Salip Ahok Pada Desember

Yusril Percaya Diri Salip Ahok Pada Desember

Nusanews.com - Ibarat dalam klasemen liga sepakbola, saat ini elektabilitas calon petahana, Basuki Purnama atau Ahok, tengah mengalami degradasi alias merosot menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal itu dikatakan rival terdekat Ahok, Yusril Ihza Mahendra. Dia menyebut alasan-alasan faktual yang membuat citra Gubernur Jakarta itu memburuk.

"Berbagai faktor terhadap petahana (Ahok), langsung tidak langsung menyebabkan dia degradasi. Ada kasus Sumber Waras, kasus reklamasi," ujar Yusril usai menjalani fit and proper test di kantor DPW PKB Jakarta, Kamis (2/6).

Terkait itu, dengan percaya diri Yusril mengatakan dirinya memanfaatkan peluang ini untuk menyalip elektabilitas Ahok di peringkat teratas.

"Ini prosesnya berjalan cepat. Desember sudah bisa terlihat. Tapi, prakiraan perbedaan persentase angka hingga 5 persen malah sudah terlihat di awal Juni," beber pakar hukum ini.

Sebelumnya, sebuah survei terhadap 400 responden di enam wilayah DKI Jakarta dilakukan Populi Center pada April 2016.

Survei dengan pertanyaan terbuka atau top of mind, "Jika Pilkada DKI Jakarta dilakukan hari ini, siapa yang paling layak dipilih menjadi Gubernur DKI Jakarta?"

Meski diterpa kontroversi, elektabilitas Ahok sedikit naik dibanding bulan Februari 2016, yaitu dari 49,5 persen menjadi 50,8 persen.

Namun, peningkatan elektabilitas juga terjadi pada Yusril Ihza Mahendra. Bahkan persentase kenaikan elektabilitas Yusril lebih besar dibanding Ahok, alias naik dari 3 persen menjadi 5 persen pada bulan April.

Lalu, di peringkat selanjutnya ada pengusaha Sandiaga Uno serta mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault. Keduanya mendapat persentase elektabilitas sebesar 1,5 persen.

Sementara sebanyak 32,8 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. Sebanyak 7,8 persen responden lainnya menjawab bakal calon gubernur lainnya, seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, hingga Teguh Santosa. (rmol)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: