logo
×

Senin, 25 Juli 2016

Elektabilitas Mega Terjun Bebas, Kader PDIP Buru-buru Bela Mati-matian

Elektabilitas Mega Terjun Bebas, Kader PDIP Buru-buru Bela Mati-matian

Nusanews.com -  Hasil Survei Saiful Mujani Reasearh and Consulting (SMRC) mencatat elektabilitas Presiden Joko Widodo pada Juni 2016 sebesar 32,4 persen. Hasil ini berbanding terbalik dengan elektabilitas Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang hanya 0,5 persen.

Survei dengan pertanyaan "Bila Pemilihan Presiden dilakukan sekarang" tersebut menyebutkan peringkat berikutnya adalah  Prabowo Subianto (9,4 persn), Susilo Bambang Yudhoyono (2,6 persen) dan Hary Tanoesudibyo (1,9 persen).

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (1,4 persen), Tri Rismaharini ( 0,6 persen), Megawati Soekarnoputri (0,5 persen), Ridwan Kamil (0,4 persen), Surya Paloh (0,3), Maemun Zubair ( 0,3 persen), dan lainnya (1,9 persen).

Survei juga menyebutkan, tingkat kepuasan rakyat Indonesia kepada Presiden Joko Widodo dua tahun setelah pemilihan Presiden pada Juli 2014 lalu mencapai 67 persen. Sementara itu, hanya 30 persen warga yang mengatakan tidak puas atau kurang puas. Sisanya menjawab tidak tahu atau tidak jawab.

Mengenai rendahnya tingkat elektabilitas Megawati, bahkan di bawah Hary Tanoe, yang dikhawatirkan akan dapat mempengaruhi perolehan suara PDIP pada pemilu, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan bahwa posisi Megawati tidak lagi mengejar elektabilitas.

Megawati, kata dia, dalam posisi terus mengawal ideologi partai, serta lebih mengawal dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Megawati juga terus melakukan regenaresi kepemimpinan di tubuh partai dan itu berhasil.

"Lihat saja survei tadi dari banyak tokoh yang masuk di level semuanya kader PDI Perjuangan," katanya.

Muarar memberi contoh kader PDIP yang menonjol seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Mendagari Tjahjo Kumolo, dan  Sekretaris Kabinet  Pramono Anung.

Hal itu, katanya, menjukkan kaderisasi dan regenerasi partai di bawah kepemimpinan Megawati sangat berhasil. (rn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: