logo
×

Senin, 25 Juli 2016

Isu Reshuffle, Pengamat: tak Ada Koalisi yang Gratis

Isu Reshuffle, Pengamat: tak Ada Koalisi yang Gratis

Nusanews.com - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan pasti ada reward tertentu yang diberikan oleh Jokowi terkait dukungan PAN dan Golkar ke Pemerintah.

“Karena partai-partai pendukung tambah banyak dan reward harus ada. Karena tak ada koalisi yang gratis. Ya, mau tak mau, tuntutan publik adalah meletakkan orang-orang yang tidak pemula (di Kabinet Kerja). Jadi, the right man in the right place," ujar Siti Zuhro saat dihubungi, Minggu (24/7/2016).

Karena itu, terkait isu reshuffle, Siti mengusulkan agar Presiden Jokowi membuat semacam kesepakatan dengan orang-orang yang ia pilih nantinya untuk menduduki jabatan baru sebagai menteri. Kondisi ekonomi dan politik kini cukup muram. Orang yang akan dipilih Kepala Negara, Siti berharap, bisa bekerja efektif, tak terbelenggu kepentingan partai asalnya.

Ia mengakui, sedikitnya ada tiga menteri yang menjadi sorotan belakangan ini. Yakni, Menteri ESDM, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), dan Menteri Desa PDTT. Ketiganya pun disebut-sebut akan terkena perombakan kabinet. Sosok Sudirman Said, lanjut Siti, sempat memunculkan kegaduhan antara lain terkait PT Freeport Indonesia dan yang terbaru dengan PLN.

Kendati begitu, Siti menilai, polemik itu cukup penting agar masyarakat mengetahui apa yang terjadi di lingkaran elite. Di saat yang sama, sikap kepemimpinan Presiden Jokowi justru juga sedang diuji.

"Tapi ya memang nuansa silang pendapat menggambarkan Kabinet kurang solid. Seolah-olah enggak ada pemimpinnya. Itu enggak bagus juga," ucap dia. (ts)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: