logo
×

Rabu, 03 Agustus 2016

95 % Netizen Anggap Fadjroel “Panjul” Rachman Jadi Preskom, Penyebab PT. Adhi Karya Merugi

95 % Netizen Anggap Fadjroel “Panjul” Rachman Jadi Preskom, Penyebab PT. Adhi Karya Merugi

Nusanews.com -  Jatuhnya keuntungan PT. Adhi Karya, salah satu perusahaan konstruksi, anak perushaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebesar 40 persen, dipercaya oleh netizen akibat masuknya Fadjroel “Panjul” Rachman yang diangkat sebagai Komisaris Utama PT. Adhi Karya.

Hal ini termuat dalam hasil poling yang dibuat akun @kopiijo, sejak sehari yang lalu dan sampai saat ini masih berjalan, berikut isi polingnya ;

” Sejak dipimpin @fadjroel Laba @AdhiKaryaBUMN merosot jauh, menurut anda siapa yang paling bertanggungjawab ?

A. Direksi

B. Fadjroel.

Dari 379 suara yang masuk mengisi poling, sebanyak 5 persen percaya akibat kesalahan Direksi, dan sisanya 95 persen, mempercayai jika kesalahan ini akibat Fadjroel, selaku Presiden Komisaris.

Fadjroel sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu aktifis yang selalu rajin mengkritik pemerintah, namun berjalanya waktu, Fadjroel dianggap tidak lebih seorang yang tidak memiliki jiwa aktivis yang semestinya.

Sejak mendukung Jokowi dalam pilpres, hingga akhirnya menjadi presiden, Fadjroel selalu menjadi bulan-bulanan netizen karena dianggap hanya seorang yang oportunis, karena hanya mengharapkan jabatan.

Hingga akhirnya Fadjroel diangkat menjadi seorang Presiden Komisaris PT. Adhi Karya, dengan semboyan “masuk BERSIH, di dalam BERSIH2, keluar BERSIH”.

Bahkan salah satu netizen menganggap jika semboyan yang ditulis di akunnya tersebut, untuk membersihkan anggaran yang mengakibatkan kerugian PT. Adhi Karya mencapai 40 persen.

“Dia kan berencana mau nyalon sebagai Gubernur di salah satu Provinsi di Kalimantan, dan itu butuh biaya banyak, emang si panjul bisa punya dana darimana ?” Ujar Fairus salah satu anggota kelompok Jempol Rakyat tertawa.

Bahkan tidak hanya netizen, tokoh nasional Yusril Ihza Mahendra, dan juga banyak lagi lainnya, juga mengkritik Panjul atas sikapnya yang sudah digelapkan oleh jabatan. (pb)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: