Nusanews.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengakui bahwa ada satu hal yang membuat dirinya tidak disukai oleh Partai demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yakni terkait dirinya yang sempat memilih ingin maju melalui jalur independen.
Meski begitu, Ahok mengklaim bahwa dirinya sejauh ini tetap memiliki hubungan baik dengan partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Waktu itu kan PDIP keberatan, Kalau kita jalan independen, takut terjadi deparpolisasi, takut masyarakat berpikiran Parpol dibuang," ucap Ahok beberapa waktu lalu dalam sebuah acara kepemudaan di Jakarta.
Sadar bahwa menempuh jalur independen nantinya dapat melahirkan sebuah pemikiran bahwa parpol sudah terbuang di kalangan masyarakat, sehingga parpol tak lagi mampu mengakomodir aspirasi masyarakat pada setiap pemilihan umum, Ahok akhirnya memutuskan untuk maju Pilgub DKI Jakarta melalui partai politik.
Ahok melanjutkan, dirinya sekaligus ingin menunjukkan bahwa tak semua parpol itu buruk, melainkan masih ada partai yang mau mendengar aspirasi rakyat.
"Ibu Mega kan punya kepentingan, bahaya dong kalau rakyat tidak percaya pada partai politik. Di situ mau kita sampaikan kepada masyarakat, masih banyak partai politik yang mau mendengarkan suara rakyat," ucapnya menjelaskan.
Calon petahana itu pun mencoba mengklarifikasi tentang urungnya maju pada Pilkada Jakarta sebagai calon independen, Khususnya kepada generasi muda. Sebagai figur publik, Ahok menjelaskan, dirinya tak mau egois.
"Itulah saya katakan, saya tidak boleh egois, merusak mental anak muda. Saya pada tiga seminar ketemu anak muda sebanyak itu, mereka selalu tanya kok nggak nerusin independen? Ya saya bertanggung jawab dong, saya nggak ingin anak-anak muda ini punya persepsi parpol ini dihabisin," tuturnya.
Namun, Ahok juga berpesan kepada partai politik untuk tidak lagi melakukan aksi-aksi lama yang sewenang-wenang menyandera kepentingan orang banyak. Maka dari itu, Ahok menghendaki agar ditemukan solusi bersama.
"Parpol tidak bisa sewenang-wenang tanpa ada solusi. Makanya ada solusi jalur perorangan di situ," kata Ahok. (jn)

