
Nusanews.com - Satu dua hari lalu, netizen diramaikan berita mengenai keberadaan foto DN Aidit pada lukisan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, keberadaan foto Aidit yang disandingkan dengan foto pendiri NU dan Muhammadiyah.
Dalam satu dua hari kemarin, berita soal foto DN Aidit mendapatkan porsi perhatian yang sangat besar, karena berbicara pada tataran sensitifitas publik kepada anti PKI.
Keberadaan foto Aidit dengan diapit foto dua tokoh ulama besar, tentu memancing reaksi publik nasional, Pihak Angkasa Pura II melalui humas nya Agus Haryadi sempat membela diri dengan mengatakan bahwa foto trsebut adalah foto Sjahrir, namun akhirnya tidak dibantah bahwa benar itu adalah foto DN Aidit dan lebih menyalahkan kepada pilihan atas lukisan karya Galam Zulkifli tersebut ada di terminal 3 bandara Soekarno Hatta.

Lukisan dengan foto Aidit boleh kini ditutupi oleh kain putih dan dihilangkan oleh pengelola bandara Soekarno Hatta.
Namun opini terkait PKI telah terlanjur menjadi bola liar di publik, hingga akhirnya muncullah pengalihan terbaru.
Soal 2 kewarganegaraan menteri ESDM Archandra Tahar, yang diissukan masih memiliki dua kewarganegaraan yaitu amerika dan Indonesia.
Hal ini dibenarkan oleh cuitan akun twitter Hendropriyono @edo751945, yang membenarkan Archandra Tahar memiliki kewarganegaraan Amerika.

Diluar itu semua, negeri ini harus dianjungi empat jempol, terkait jagonya membuat pengalihan demi pengalihan.
Negeri ini juaranya dalam urusan mengalihkan perhatian publik, Bravo. (ln)

