
Nusanews.com - Menengok pertarungan Pilgub DKI 2017, akan mengarah kepada pertempuran antar taipan, dua calon gubernur baik yang akan diusung oleh partai Golkar yaitu Basuki Tjahja Purnama alias Ahok ataupun calon yang akan diusung oleh PDIP
Kedua bakal calon akan di back up oleh kekuatan taipan dibelakangnya
Taipan itu adalah dialek Cina berarti seorang yang berpengaruh dan kaya. Kurang lebih sama dengan ‘big boss’; dan dapat dikatakan penguasa bisnis Jakarta
Beredar kabar proyek reklamasi yang menyeret beberapa nama petinggi para taipan, adalah usaha salah satu taipan lain yang memnag ingin menyingkirkan hegemoni beberapa taipan
Pecah dukungan para taipan kepada Ahok dan masuknya dukungan beberapa taipan ke belakang calon yang kana diusung oleh PDIP
Terungkapnya kasus proyek Reklamasi kepublik, adalah bukti adanya ‘pertempuran’ antar taipan; dengan mencoba menyingkirkan hegemoni beberapa nama elite taipan seperti Aguan dan Haliman
Dari pengungkapan nama nama tersebut, jelas menguntungkan beberapa nama Taipan lainnya yang jelas memiliki hubungan dekat dengan Megawati karena mereka (taipan) sudah menyatakan diri, siapa yang menguasai Jakarta akan menguasai Indonesia
Berkaca kepada Pilgub 2012 yang dapat dikatakan pembuka jalan, pertempuran para taipan akan benar benar bertambah sengit pada 2017 karena terkait kepada ‘penguasaan ‘ bisnis properti di Jakarta
Siapa yang berani mengungkit Aguan dan Haliman? dia lah yang akan menjadi pembackup calon gubernur yang akan diusung oleh PDIP (ln)

