logo
×

Jumat, 09 September 2016

Akibat “Deklarasi” Sandiaga – Mardani, Partai Gerindra-PKS Dibully Netizen

Akibat “Deklarasi” Sandiaga – Mardani, Partai Gerindra-PKS Dibully Netizen

Nusanews.com - Rupanya Bakal Calon Gubernur yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS, Sandiaga Uno dan Ali Mardani Sera, tidak mendapatkan dukungan dari para netizen, bahkan mereka pesimis jika keduanya bisa mengalahkan Ahok.

Tidak sedikit yang menyesalkan tindakan kedua partai yang dianggap terlalu berani mengusung Sandiaga menjadi lawan Ahok nantinya, karena tidak sedikit menganggap jika mengusung Sandiaga melawan Ahok maka sama saja dengan memberikan kemenangan buat Ahok.

Berikut tanggapan netizen yang berhasil dihimpun dari komentar balik atas berita yang dimuat oleh salah satu akun yang memuat berita pasangan yang di usung oleh Gerindra dan PKS.

“@maspiyungan Bukannya mau mendahului ketetapan Allah. Tapi kenapa ga pilih YIM ya. Tokoh Muslim yang elektabikitas nya tinggi,” @arifginanjar.

“@maspiyungan dalam hal muka mereka mirip. jodoh biasanya gitu tapi ini calon untuk kalah.” @DeerStlker.

“@maspiyungan : Buang buang duit, maju hanya untuk kalah..” @Debu_Independen

“@Debu_Independen @maspiyungan 
bukan buang2 duit, 
mungkin justru dapat duit
he he he” @Quvaat

” @quvvatt @maspiyungan : Sampai saat ini suka tak suka masih Prof Yusril pesaing terberat Ahok..”@Debu_Independen

“@maspiyungan sejak pilkada terakhir PKS ngga sensitif terhadap lingkungan jangan harap ahok bisa dikalahkan,” @regonggo

“@maspiyungan pks sengaja duetkan uno mardani biar ahok menang coocok 😁😁” @Keesumas

“@maspiyungan Heran kok PKS bisa-bisanya dukung pleybooi, jangan2 sama2 dapet duit ? Baru jadi oposisi 2thn aja sudah lafar..” @Aeoination

“@maspiyungan gak akan laku,” @aliasrori1

“@maspiyungan ndak bakalan menang sandiaga.. Kuncinya di prof. Yusril kenapa ndak di sandingkan saja yusril dan uno.. Bodoh….” @LENTETAHATI79

“@maspiyungan 
calon untuk mengalah,” @Quvaat

“@maspiyungan geleng2 pala deh gue😥,” @bajigurceleng

Salah satu akun milik jempol rakyat, malah mencurigai jika pasangan Sandiaga Uno – Ali Mardani sengaja dipasang oleh pihak Ahok melalui cukong, dengan membujuk kedua partai untuk mengusung mereka.

“Siapa yang tidak tahu ada dana kuat dibelakang Ahok, sementara elektabilitas dan semua hasil poling sampai saat ini, tidak ada satupun yang dimenangkan Uno, walaupun itu lawan Risma,” ujar @macan_utara yang mencurigai jika ada dana segar yang “dilempar” kepada dua partai tersebut, agar mengusung keduanya.

Bahkan pemilik akun bernama Teddy Gusnaidi, @stone_cobain mengatakan, jika Sandiaga memang diketahui oleh kelompok Ahok sebagai cagub yang lemah elektabilitasnya.

Hal inilah yang mengakibatkan Sandiaga dengan pasangannya, dipaksakan oleh para pemilik modal di belakang Ahok untuk menjadi lawan. Dan Teddy menyebut Sandiaga tidak lebih dari Cagub “boneka” untuk melawan Ahok.

“Mau diapain juga, Elektabilitas Sandiaga Uno tetap rendah. Ahok tidur saja, pasti menang,” tulis Teddy melalui akunnya.

“Sebenarnya Gerindra harus bisa pertahankan tradisinya, ketika adik Yusril (Yuslih Ihza-red) diusung oleh Gerindra berhasil memenangkan pilkada Babel Timur dan mengalahkan adiknya Ahok (Basuri Tjahaja Purnama -red) sebagai incumbent,” ujar akun @Swulll. (pb)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: