logo
×

Selasa, 06 September 2016

Awas! Ahok Dipaksakan jadi Gubernur DKI, Bakal Pecah Konflik SARA

Awas! Ahok Dipaksakan jadi Gubernur DKI, Bakal Pecah Konflik SARA

Nusanews.com - Jika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus dipaksakan menjadi Gubernur DKI Jakarta, ancaman konflik SARA di Ibu Kota semakin mengemuka.

Analisis itu disampaikan tokoh Rumah Amanah Rakyat (RAR), Ferdinand Hutahean (06/09). “Fakta bahwa Ahok harus dikawal ribuan personil aparat ketika turun kerakyat adalah fakta yang menunjukkan ada yang tidak beres dengan Ahok,” ungkap mantan relawan Joko Widodo ini.

Berdasarkan fakta di lapangan, kata Ferdinand, setiap Ahok berkunjung ke daerah Jakarta Utara, selalu mendapat penolakan warga. “Bukannya disambut tapi malah disambit rakyat dengan lemparan batu, bagai gerakan intifada di Palestina. Sebegitu marahnyakah rakyat kepada Ahok sang Gubernur DKI ini,” tegas Ferdinand.

Menurut Ferdinand, fakta saat ini, di tengah publik Jakarta khususnya, bibit-bibit konflik berbau SARA meningkat tajam.

“Ada ancaman besar konflik SARA pecah di Jakarta sebagai akibat dari situasi psikologis dan sosiologis masyarakat yang muncul akibat kebijakan Ahok dan sikap arogansi kekuasaan yang ditunjukkan oleh Ahok,” beber Ferdinand.

Kata Ferdinand, terlalu naif jika mengabaikan fakta-fakta lapangan hanya dengan klaim semu tentang prestasi Ahok. “Semua indikator menunjukkan Jakarta menurun di segala lini selama kepemimpinan Ahok. Ini yang harus dipahami oleh partai pendukung Ahok,” jelas Ferdinand. (it)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: