
Nusanews.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane menilai keputusan Presiden Joko Widodo mengangkat Wakapolri Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala BIN sangat tepat.
Menurut dia, pertimbangan Jokowi mengangkat figur kepolisian sebagai Kepala BIN, kemungkinan karena faktor ekonomi. Artinya, Jokowi ingin stabilitas keamanan dapat menyokong pembangunan ekonomi negara. "Negeri ini menjadi rawan penyelundupan dan kerap menjadi bulan-bulanan atau operasi intelijen negara lain yang bertujuan melumpuhkan perekonomian dan menghancurkan mentalitas generasi muda Indonesia dengan narkoba," ujar Neta kepada wartawan, Minggu (4/09/2016).
Kata Neta, ke depan BIN perlu meningkatkan kinerja intelijen di wilayah perbatasan. Peningkatan kerjasama intelijen antara BIN, TNI, Polri, dengan pemerintahan daerah menjadi hal urgen agar Indonesia tidak terus menerus menjadi bulan-bulanan bandar narkoba, teroris dan para penyelundup yang menghancurkan perekonomian Indonesia.
Pengalaman selama berkarir di Polri dan jaringan yang luas di bidang sosial, politik, dan kemasyarakatan tentu menjadi modal yang kuat bagi BG saat memimpin BIN.
Karena itu, seharusnya BG dapat memaparkan konsep kerjanya saat fit and profer test di Komisi I DPR agar publik semakin yakin pada kapabilitas dan profesionalismenya dalam memimpin BIN.
"IPW berharap, BG dapat memaksimalkan jaringannya yang luas itu untuk mensinergikan BIN dengan berbagai institusi, dalam rangka membentengi Indonesia dari serangan terorisme, narkoba, perdagangan manusia, aksi pencurian yang dilakukan orang asing terhadap kekayaan alam Indonesia," ungkapnya. (rn)

