
Nusanews.com - Ratusan massa dari HTI, FPI, Aliansi Masyarakat Jakarta Utara, Laskar Luar Batang, Barisan RT/RW dan sejumlah elemen yang tergabung dalam Aliansi Tolak Ahok menggelar aksi simpatik di Bundaran Patung Kuda, Pintu Monas Barat, Jakarta, Minggu (4/9).
Andi Pane dari Barisan RT/RW dalam orasinya mengatakan, aksi tersebut adalah bentuk kekesalan warga Jakarta terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mantan Bupati Belitung Timur itu dinilai sebagai Gubernur yang terus menindas dan memperlakukan dengan sewenang-wenang kepada rakyat kecil.
"Kami menolak pemimpin Zalim. Ini merupakan akumulasi kekesalan, rasa tidak percaya terhadap pemimpin," tuturnya.

Sementara itu Koordinator Barisan RT/RW (Baret), Munajat menuturkan, kebijakan Ahok saat menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta sudah banyak melakukan tindakan yang bertentangan dengan syariat Islam. Dalam hal ini Munajat menyoroti pernyataan Ahok yang melarang penyembelihan hewan kurban di halaman-halaman masjid di Jakarta.
"Potong kambing di masjid yang menjadi ritual umat Islam tidak dibolehin, maka fardu ain hukumnya menolak gubernur kafir," tegasnya. (jn)

