logo
×

Selasa, 04 Oktober 2016

Dikhawatirkan Berpihak ke Ahok, Gerindra Minta Pergerakan TNI dan Polri Diawasi

Dikhawatirkan Berpihak ke Ahok, Gerindra Minta Pergerakan TNI dan Polri Diawasi

Nusanews.com -  Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono, mengkhawatirkan keberadaan TNI dan Polri berpihak ke calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak DKI Jakarta 2017. Karenanya ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi setiap pergerakan TNI dan Polri jelang Pilkada, Februari 2017 mendatang.

“Kami ada kecurigaan (TNI dan Polri) tidak akan netral, jadi ini yang harus masyarakat awasi. Tetapi ini baru indikasi,” terangnya usai diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/10).

Menurutnya, keberadaan aparat TNI dan Polri sudah seharusnya netral dalam Pilkada. Bukan hanya di DKI, melainkan seluruh daerah yang menggelar suksesi kepemimpinan. Arief tidak menjelaskan lebih jauh indikasi atau dugaan ketidaknetralan TNI dan Polri dengan berpihak ke pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat.

Ia mencontohkan bagaimana perangkat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ketika mencopoti spanduk-spanduk yang bernuansa kampanye Pilkada Jakarta. Satpol PP, disebutnya hanya menurunkan spanduk kampanye dari rival-rival Ahok. Sementara, spanduk-spanduk yang nadanya pro Ahok tidak disentuh.

“Nanti kita lihat saja apakah Polisi dan TNI bisa netral saat kampanye,” demikian Arief. (akt)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: