![]() |
| Habib Novel saat digiring kerabatnya usai meneriaki Ahok di MK, Kamis (6/10/2016) |
Hari ini Ahok menghadiri sidang lanjutan perkara cuti selama kampanye yang digelar di Gedung MK.
Pantauan Tribunnews.com, pria yang akrab disapa Habib Novel ini juga sempat mengumpat kata-kata kebun binatang saat sudah diamankan kerabatnya.
"Ahok lu gila lu ya, ayat suci dimainin," kata Novel sambil menunjuk-nunjuk Ahok di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (6/10/2016).
Politikus Gerindra Habiburokhman saat itu langsung menggiring Novel agar tidak terjadi keributan yang berlebih.
"Sudah, sudah, amanin dulu itu, nanti lapor ke Bawaslu saja," ujar Habiburokhman.
Saat kejadian tersebut, Ahok yang sedang diwawancara media tak menghiraukan seruan tersebut.
Ahok hanya menoleh ke arah sumber suara dan kembali menjawab pertanyaan wartawan yang mengelilinginya di depan ruang sidang.
Melihat kejadian tersebut, staf gubernur bidang hukum Rian Ernest yang berdiri di belakang Ahok meminta pihak pengamanan untuk menangkap Novel.
"Siapa tuh, tangkap. Ambil KTP-nya," kata Rian.
Ketika Novel dibawa turun dari lantai 2 gedung MK, ia masih mengoceh di depan awak media.
"Kita tantang sampai dimana itu gubernur gila," kata Novel.
Ia tidak terima dengan ucapan Ahok yang diduga menghina kitab suci Al Quran, surat Al Maidah ayat 51 saat di Kepulauan Seribu.
Diketahui, Ahok mengatakan rela apabila warga tidak memilih dirinya pada Pilkada Jakarta 2017. Terlebih jika warga yang beragama Islam, berpedoman pada kitab suci Al Quran, dalam bersikap saat menentukan pemimpin.
"Kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu, enggak pilih saya karena dibohongi (orang) dengan Surat Al Maidah (ayat) 51 macam-macam itu. Itu hak bapak ibu. Kalau bapak ibu merasa nggak bisa pilih karena takut masuk Neraka, oh nggak apa-apa," kata Ahok di depan warga Pulau Pramuka, Selasa (27/10/2016). (tn)


