logo
×

Minggu, 16 Oktober 2016

Ormas Islam Ancam Bunuh Ahok, Kapolda: Kalau Itu Baru Ucapan Saja

Ormas Islam Ancam Bunuh Ahok, Kapolda: Kalau Itu Baru Ucapan Saja

Nusanews.com - Kata-kata bernada ancaman menggema kencang dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan Kantor Balai Kota Jakarta, hari Jumat, tanggal 14 Oktober 2016 kemarin.

Bukan sekadar ancaman biasa, massa pendemo 'Aksi Bela Islam' meneriakkan kata 'bunuh', 'gantung', dan 'bakar'. Teriakan ancaman itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang dianggap telah melakukan penistaan terhadap Al-Quran.

Menanggapi ancaman itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan yang turut hadir untuk meredam amarah massa mengatakan, ancaman tersebut hanya sebatas ucapan.

"Kalau itu baru ucapan saja. Belum diperhitungkan sebagai benar-benar ancaman," ujar Iriawan, Jumat (14/10), di Kantor Balai Kota Jakarta.

Iriawan pun bersyukur demonstrasi yang diikuti massa yang sangat banyak itu dapat berjalan dengan aman hingga akhirnya massa membubarkan diri. Tak ada kericuhan dalam aksi gara-gara polemik Ahok soal Al Maidah 51 itu. "Yang penting kan berjalan aman dan damai. Sesuai dengan harapan masyarakat," ujarnya.

Meski telah membubarkan diri, para pendemo menegaskan akan datang kembali jika kasus Ahok tidak cepat ditangani oleh Bareskrim Polri. Mereka bahkan sempat mengancam akan membawa massa lebih banyak dan mengambil alih Balai Kota.

"Pasti kita antisipasi. Pengamanannya hampir sama. Kita kan sama-sama orang Jakarta, sama-sama orang Islam. Tadi kita salat bareng juga. Tapi kalau ini ring 1. Jadi kita akan menggunakan pengamanan khusus. Kalau mereka lebih banyak, kita juga akan lebih banyak lagi," tutup Iriawan. (jn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: