logo
×

Sabtu, 22 Oktober 2016

Sebagai Partai Pemerintah, PDIP: Kami Sabar Dikritik, Dulu Kami Juga Kritik Presiden SBY

Sebagai Partai Pemerintah, PDIP: Kami Sabar Dikritik, Dulu Kami Juga Kritik Presiden SBY

Nusanews.com - Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, mengakui dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Jusuf Kalla masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.

Pekerjaan rumah tersebut mencakup kemiskinan masyarakat di tanah air.

"Bagaimana kemiskinan, pengangguran berkurang, daya beli meningkat, kesenjangan berkurang, itu tantangan nomor satu ekonomi. Kemarin jujur belum berhasil membuat harga daging turun, itu harus diperbaiki. Saya juga objektif kalau ada hal-hal yang harus diperbaiki ya perbaiki," kata Maruarar, Sabtu (22/10/2016).

Anggota Komisi XI DPR itu juga sedikit menyinggung terkait program dana desa di era Jokowi-JK. Menurutnya, tak ada sepanjang pemerintahan, yang menggelontorkan dana dalam jumlah besar secara merata ke tiap-tiap desa.

"Anggaran desa, katanya bicara pemerataan, berapa banyak anggaran digelontorkan ke desa. Sepanjang republik berdiri, pernah enggak desa mendapat anggaran sebesar sekarang?," kata dia.

"Saya 10 tahun di luar pemerintah dan sekarang PDIP sebagai partai pemerintah. Ya kami sabar lah kalau dikritik ya sabar saja. Dulu juga kami kritik Presiden SBY ya itu wajar-wajar saja. Check and balances perlu dijaga," ujar Maruar menambahkan. (il)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: