logo
×

Kamis, 06 Oktober 2016

Topan Chaba Hancurkan Busan dan Pulau Jeju di Korea Selatan

Topan Chaba Hancurkan Busan dan Pulau Jeju di Korea Selatan

Nusanews.com -  Penduduk Korea Selatan tengah berduka. Cuaca buruk saat ini sedang melanda pesisir pantai negara asal Super Junior itu. Pada hari Rabu (5/10) kemarin, angin topan Chaba menyapu kawasan pesisir Korea Selatan hingga membuat empat orang tewas dan tiga orang dilaporkan hilang.

Sejauh ini kawasan yang kabarnya paling menderita akibat amukan topan Chaba adalah pulau Jeju dan kota-kota pesisir barat daya Korea Selatan. Dua kota yakni Busan dan Ulsan disebut paling parah diterjang topan Chaba yang punya kecepatan mencapai 47 meter/detik itu. Sekedar informasi, ketiga area itu memang diguyur hujan badai dengan curah hujan 600 milimeter mulai Selasa (4/10) hingga Rabu (5/10) siang.

Dahsyatnya topan Chaba pun membuat sebuah menara crane ambruk menimpa kontainer di sebuah lokasi konstruksi di Busan. Insiden ini menewaskan seorang pria berusia 59 tahun dengan nama keluarga Oh. Menurut Kementrian Keamanan dan Kenyamanan Publik, seorang nenek berusia 90 tahun juga tewas terjatuh dari lantai dua rumahnya karena topan Chaba.

Sementara itu, di pulau Jeju dilaporkan jika salah satu Anak Buah Kapal (ABK) jatuh ke lautan dan masih dilaporkan hilang pada hari Rabu (5/10) pagi kemarin. Tak berhenti di situ, di Ulsan juga seorang penyelamat darurat tersapu banjir. Bukan tak mungkin kalau angka korban tewas topan Chaba masih akan meningkat. Kuatnya angin juga membuat sedikitnya 120 penerbangan dibatalkan yang membuat ribuan penumpang terlantar di bandara internasional Jeju yang sudah ditutup pada pukul 07.00-10.00 pagi kemarin.


Bukan hanya di bandara Jeju, seluruh jadwal penerbangan pagi dari dan menuju bandara Gimhae di Ulsan juga ikut batal. Begitu juga dengan jadwal kereta api cepat KTX di kawasan selatan Korea Selatan hingga saat ini masih tak bekerja karena sumber tenaganya tak berfungsi. Perusahaan Korea Electric Power menyebutkan jika lebih dari 210 ribu keluarga di kawasan bencana mengalami mati listrik akibat amukan topan Chaba, seperti dilansir Korea Herald.


Topan Chaba juga menghantam industri bisnis di mana pabrik perakitan milik Hyundai Motor di Ulsan dihentikan sementara karena terkena banjir. Disebutkan jika lebih dari 1.400 mobil tergenang di lokasi bencana dengan total kerugian menurut Asosiasi Asuransi Umum Korea mencapai 10 miliar won (sekitar Rp 116 triliun). Ngeri banget ya!  (kl)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: