
Nusanews.com - Ketua DPP Nasdem Irma Suryani Chaniago menilai cara yang dilakukan lawan Ahok dalam bersosialisasi masih primitif.
Ia melanjutkan, cara-cara primitif itu adalah mendatangi masyarakat yang terdampak kebijakan Ahok (penggusuran) dalam rangka meraih simpati masyarakat.
“Apalagi cuma bisa datangi tempat-tempat yang direlokasi. Terus provokasi. Saya kira tidak wajar. Janganlah kita tetap menggunakan cara-cara primitif dalam berpolitik. Masalah relokasi itu kan demi kepentingan pembangunan Jakarta, kita ini aneh. Banjir yang disalahkan Pemerintah, merelokasi penduduk dibantaran kali yang memang tidak boleh bermukim disana yang disalahkan juga pemerintah,” kata Irma Suryani Chaniago ketua DPP Nasdem seperti dilansir TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (07/10/2016).
“Harusnya kita memberikan Advocacy pada rakyat, resiko menetap atau menggunakan tanah negara ya memang harus rela jika suatu saat tanah tersebut mau dipergunakan oleh negara,” tambahnya.
Lebih lanjut Irma pun menyinggung manuver cagub lawan Ahok yang datang pada masyarakat yang direlokasi oleh Ahok tak memberikan manfaat apapun.
“Tidak mengedukasi. Selama ini apa mereka peduli terhadap nasib masyarakat yang tinggal dibantaran kali tersebut. Minimal mereka pernah memberikan advocasy dan pendampingan pada rakyat seperti itu. Khan enggak pernah. Baru saat mereka mau nyalon mereka tebar pesona. Selama ini Kemana saja?, Pemimpin itu jangan karbitan. Kalau mau jabat baru peduli,” sindir dia.
Menurutnya, tidak masalah mengunjungi warga yang terimbas kebijakan Ahok sepanjang cagub tersebut memberikan solusi bukan provokasi.
“Boleh saja kunjungi siapa pun, tapi jangan karena mau ambil simpati terus mengabaikan yang seharusnya disampaikan tentang regulasinya. Terus berikan solusi, misalnya, Menggunakan tanah negara itu memang ada resiko, tetapi jika nanti saya terpilih saya akan buatkan kalian apartement dan gratis,” sindirnya.
Terkait menurunnya elektabilitas Ahok menurut sejumlah lembaga survei tak membuat khawatir parpol pendukung Ahok misalnya partai Nasdem.
“Bagi saya siapapun yang pimpin DKI nanti, saya berharap lebih baik kinerjanya dari Ahok, jangan nanti apa-apa curhat dengan rakyat. Jangan cuma pingin menang tapi enggak punya konsep bangun Jakarta,” ujar Irma. (it)

