
Nusanews.com - Basuki Tjahaja Purnma (Ahok) memastikan dirinya akan memenuhi panggilan dari Bareskrim Polri, terkait kasus dugaan penistaan agama.
Namun calon petahana gubernur DKI Jakarta, mengaku belum menerima surat panggilan dari Bareskrim Polri perihal rencana pemeriksaannya.
"Saya dengarnya di (acara) Mata Najwa. Mungkin pagi," kata Ahok saat blusukan di kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (3/11).
Bareskrim Polri sudah merencanakan jadwal pemeriksaan terhadap Ahok terkait kasus dugaan penistaan agama pada Senin (7/11).
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya akan segera melayangkan surat panggilan kepada mantan Bupati Belitung Timur tersebut.
"Kami juga akan luncurkan surat panggilan kepada Basuki Tjahaja Purnama untuk kami dengar keterangannya, Insya Allah Senin," kata Tito dalam program TV Mata Najwa, Rabu (2/11) malam.
Sebagai warga negara taat hukum. Mantan wakil gubernur era Joko Widodo tersebut bersedia memenuhi panggilan Bareskrim Polri.
"Tetapi, saya pasti datang. Warga negara yang baik kalau dipanggil pasti datang," tandasnya. (tn)

