
NUSANEWS - Para demonstran menolak terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS karena merasa pengusaha properti dunia itu tidak mencerminkan kepribadian yang baik.
Seperti dilansir Bloomberg, Kamis (10/11/2016), sejumlah orang berjalan kaki dari daerah-daerah pedalaman di pantai barat Amerika sambil membawa poster dan bendera anti Trump. Aksi ini juga membuat kemacetan di wilayah New England hingga Kansas City.
Hal yang sama juga terjadi di Chicago, sejumlah warga keluar di jalan-jalan untuk mengikuti aksi demonstrasi penolakan Trump. Seorang warga Chicago, Michael Burke mengatakan Trump rasis dan akan memecahbelah bangsa.
"Dia akan membelah negara dan membangkitkan kebencian, ada kewajiban konstitusional untuk tidak menerima hasil tersebut," ujar Michael yang berdemonstrasi di depan Trump Tower.
Aksi penolakan tidak hanya datang dari warga namun juga dilakukan sejumlah mahasiswa di AS. Ratusan mahasiswa Universitas Texas tumpah ke jalan untuk menolak Trump.
Para mahasiswa menolak Trump sambil berkumpul di depan Internasional Hotel milik Trump di Washington DC. (rn)

