
NUSANEWS - Aksi 4 November diharapkan tidak diasumsikan serba negatif. Apalagi aksi disematkan tuduhan yang tidak berdasar dan cenderung dapat memecah belah umat.
Menurut pemimpin Majelis Zikir Arifin Ilham, ada hikmah yang bisa diambil dari aksi tersebut. Itu terasa betul bagi Arifin.
Arifin mengatakan, aksi itu bukan sengaja digerakkan untuk menjatuhkan Gubernur non-aktif Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama. Justru, menurut Arifin, Ahok yang punya andil dalam aksi unjuk rasa pekan lalu.
"Ini kan jasa Ahok semua nih. Jutaan orang turun, ulama jadi bersatu, besar jasa Ahok," kata Arifin kepada Metrotvnews.com saat ditemui di kediamannya, kawasan Perumahan Bukit Az Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/11/2016).
"Maka doakanlah Ahok agar mendapat hidayah," kata dia.
Arifin menegaskan, aksi 4 November lalu bukan berarti umat Islam membenci Ahok atau agama lain. Tidak ada pula niat umat Muslim turun ke jalan mendeskriditkan suku tertentu.
"Ini bukan anti-Cina, atau anti-Kristen. Teman Arifin, Kristen, Budha, Hindu. Bahkan, tolong Romo sakit, Arifin. Malah mantu, Cina, intinya penistaan agama. Itu saja," kata Arifin.
Arifin juga meminta Ahok tidak berburuk sangka, apalagi menuding hal negatif di balik aksi itu. Kalau pada akhirnya Ahok dinyatakan bersalah dan harus ditangkap, kata Arifin, itu opsi yang aman buat Ahok.
"Menghindari pengadilan jalanan, pengadilan liar (terhadap Ahok)," kata Arifin. (mtv)

