logo
×

Selasa, 20 Desember 2016

Ratna Sarumpaet Ajak Buruh Makar? Ini Penjelasan Sekjen KSPI

Ratna Sarumpaet Ajak Buruh Makar? Ini Penjelasan Sekjen KSPI

NUSANEWS - Senin kemarin, 19 Desember 2016, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Muhammad Rusdi, diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan makar dengan tersangka Ratna Sarumpaet.

Usai pemeriksaan, Rusdi menegaskan bahwa Ratna Sarumpaet sama sekali tidak mengajak buruh untuk melakukan aksi makar. Ia juga menyangkal Ratna Sarumpaet mengajak buruh untuk bergerak ke Gedung DPR/MPR RI saat berlangsungnya aksi 2 Desember 2016 lalu.

"Ditanyakan juga apakah Ibu Ratna mengajak buruh untuk aksi ke DPR? Kita bilang kita gak pernah diajak oleh ibu Ratna untuk aksi ke DPR. Aksi 2 Desember," ungkap Rusdi, Senin (19/12), di Polda Metro Jaya.

Selain itu, sambung Rusdi, penyidik juga bertanya apakah dirinya ikut pertemuan di Universitas Bung Karno dan Hotel Sari Pan Pacific menjelang aksi 2 Desember. Rusdi mengaku, tidak ikut menghadiri dua pertemuan tersebut.

Menurut Rusdi, aksi demo yang digelar kalangan buruh hanya fokus untuk meningkatkan kesejahteraan nasib buruh dan tidak ada agenda melakukan tindakan subversif untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah.

"Dan buruh tidak pernah berpikir ke makar tidak ada rencana buruh makar, sejauh ini kita lihat tidak ada upaya untuk gerakan makar terhadap negara," jelas Rusdi.

Dalam pemeriksaan tersebut, Rusdi mengaku, dicecar 14 pertanyaan oleh pihak kepolisian. "Ada 14 pertanyaan yang ditanyakan ternyata seputar kaitannya dengan ibu Ratna Sarumpaet," tandas Rusdi. (jn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: